#SKWNEWS skwslot
Bodo/Glimt Kembali Bikin Kejutan, Borussia Dortmund Tumbang 1-0 di Liga Champions
Skwnews – Bodo/Glimt kembali membuktikan diri sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di panggung sepak bola Eropa. Klub asal Norwegia tersebut sukses menundukkan Borussia Dortmund dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan Liga Champions, Rabu. Gol Fredrik Sjovold pada menit ke-52 menjadi penentu kemenangan sekaligus memperpanjang catatan impresif Bodo/Glimt saat menjamu klub-klub besar Eropa di Stadion Aspmyra.
Kemenangan ini terasa istimewa karena Dortmund merupakan finalis Liga Champions 2024. Meski menghadapi lawan dengan pengalaman dan reputasi lebih besar, Bodo/Glimt justru tampil lebih meyakinkan sepanjang sebagian besar pertandingan. Tim tuan rumah mampu mengimbangi permainan Dortmund, menciptakan sejumlah peluang berbahaya, dan akhirnya memastikan tiga poin melalui gol yang tercipta pada awal babak kedua.
Sebaliknya, Dortmund gagal memperlihatkan performa terbaiknya. Tim asuhan Niko Kovac kesulitan membangun serangan secara konsisten dan tidak mampu memaksimalkan peluang yang didapatkan. Walaupun permainan mereka mengalami peningkatan pada 30 menit terakhir, upaya untuk menyamakan kedudukan tetap tidak membuahkan hasil.
Kovac tidak berusaha mencari alasan atas kekalahan timnya. Dalam wawancara dengan DAZN, pelatih Dortmund tersebut mengakui bahwa timnya memang pantas menerima hasil negatif karena gagal menunjukkan semangat dan intensitas yang dibutuhkan dalam pertandingan penting.
Menurut Kovac, Bodo/Glimt tampil dengan energi dan determinasi yang lebih baik sejak awal pertandingan. Dortmund baru meningkatkan intensitas permainan setelah tertinggal, tetapi perubahan tersebut datang terlambat untuk menyelamatkan mereka dari kekalahan.
Kekecewaan serupa disampaikan kapten Dortmund, Waldemar Anton. Ia menilai timnya tidak bermain dengan intensitas yang memadai dan meminta setiap pemain melakukan evaluasi terhadap penampilan masing-masing. Anton menegaskan bahwa tanpa kerja keras dan intensitas yang tepat, sulit bagi sebuah tim untuk meraih kemenangan, terlebih saat menghadapi lawan yang tampil agresif di kandangnya sendiri.
Hasil ini kembali memperkuat reputasi Stadion Aspmyra sebagai tempat yang tidak mudah ditaklukkan klub-klub elite Eropa. Dengan lapangan berumput sintetis dan kapasitas sekitar 8.200 penonton, stadion milik Bodo/Glimt tersebut menjadi salah satu venue terkecil dalam kompetisi musim ini. Meski memiliki fasilitas yang jauh lebih sederhana dibandingkan stadion klub-klub besar, Bodo/Glimt mampu memanfaatkan kondisi kandang untuk memberikan perlawanan sengit kepada lawan-lawannya.
Sebelum Dortmund, sejumlah klub ternama seperti Manchester City, Inter Milan, dan Sporting juga pernah merasakan sulitnya meraih hasil positif di stadion tersebut. Kemenangan atas Dortmund semakin menegaskan bahwa Bodo/Glimt bukan sekadar tim kejutan, melainkan lawan yang mampu menyulitkan klub dengan reputasi lebih besar.
Pengalaman mereka melaju ke babak 16 besar musim lalu turut menjadi bukti perkembangan klub Norwegia tersebut. Performa kandang yang konsisten memainkan peran penting dalam perjalanan mereka di kompetisi Eropa, sekaligus memberikan kepercayaan diri ketika menghadapi lawan-lawan tangguh.
Dortmund sebenarnya datang ke Norwegia dengan modal yang cukup menjanjikan. Mereka mencatatkan tujuh pertandingan tanpa kekalahan setelah mengalami kekalahan pada laga pembuka musim, Piala Super Jerman. Namun, catatan positif tersebut tidak cukup membantu mereka mengatasi tekanan Bodo/Glimt yang tampil agresif sejak menit pertama.
Pada babak pertama, tuan rumah terlihat lebih nyaman dalam mengembangkan permainan. Mereka mampu menguasai sejumlah momen penting dan menciptakan peluang yang mengancam pertahanan Dortmund. Sondre Fet dan Ole Blomberg bahkan nyaris membawa Bodo/Glimt unggul sebelum turun minum. Namun, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat kedua tim mengakhiri paruh pertama tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Bodo/Glimt langsung melanjutkan tekanan. Hasilnya terlihat pada menit ke-52 ketika Fredrik Sjovold berhasil memecah kebuntuan. Gol tersebut berawal dari umpan silang mendatar Sondre Auklend yang mengarah ke tiang dekat. Sjovold bergerak tepat untuk menyambut bola dan mengarahkannya ke gawang Dortmund, membuat para pendukung tuan rumah bersorak merayakan keunggulan tim mereka.
Gol itu mengubah jalannya pertandingan. Dortmund dipaksa bermain lebih terbuka untuk mengejar ketertinggalan, sementara Bodo/Glimt berusaha mempertahankan keunggulan dengan tetap menjaga kedisiplinan di lini pertahanan.
Menyadari timnya membutuhkan perubahan, Kovac melakukan empat pergantian pemain pada menit ke-60. Masuknya sejumlah pemain baru memberikan dorongan bagi Dortmund untuk meningkatkan tekanan dan mempercepat aliran bola. Felix Nmecha menjadi salah satu pemain yang memberikan ancaman setelah masuk dari bangku cadangan.
Nmecha sempat memperoleh peluang berbahaya yang memaksa kiper Bodo/Glimt, Nikita Haikin, melakukan penyelamatan gemilang. Momen tersebut menjadi salah satu kesempatan terbaik Dortmund untuk mengubah kedudukan. Namun, Haikin mampu menjaga konsentrasi dan menggagalkan upaya lawannya.
Pada 30 menit terakhir, Dortmund terus berusaha mencari gol penyeimbang. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan mencoba menekan pertahanan Bodo/Glimt melalui berbagai cara. Akan tetapi, tuan rumah tetap mampu menjaga organisasi permainan dan tidak memberikan ruang yang cukup bagi Dortmund untuk menciptakan peluang bersih.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Bodo/Glimt. Bagi Dortmund, hasil ini menjadi kekalahan pertama mereka sejak takluk dalam pertandingan Piala Super Jerman pada awal musim. Kekalahan tersebut sekaligus menjadi peringatan bahwa performa yang tidak konsisten dan kurangnya intensitas dapat berakibat fatal di level tertinggi sepak bola Eropa.
Sementara itu, Bodo/Glimt kembali mendapatkan pengakuan berkat keberhasilannya mengalahkan lawan yang lebih berpengalaman. Kemenangan ini bukan hanya memberikan hasil penting dalam perjalanan mereka di Liga Champions, tetapi juga mempertegas kekuatan tim ketika bermain di hadapan pendukung sendiri.
Dengan semangat kolektif, permainan agresif, dan pertahanan yang disiplin, Bodo/Glimt sekali lagi menunjukkan bahwa nama besar tidak selalu menjadi jaminan kemenangan. Borussia Dortmund harus pulang tanpa poin, sedangkan klub Norwegia tersebut kembali merayakan keberhasilan menaklukkan salah satu raksasa sepak bola Eropa di Stadion Aspmyra.
-
21 Oct 2026Hansi Flick Siapkan Rodri untuk El Clasico, Barcelona Rela Kehilangan Rekor Sempurna
-
21 Oct 2026PSG Taklukkan Barcelona dalam Drama Enam Gol, Lamine Yamal Cetak Sejarah tetapi Dua Gol Telat Paris Jadi Penentu
-
19 Oct 2026Madueke Jadi Pahlawan! Gol Menit Akhir Selamatkan Arsenal dari Kebuntuan Lawan Nottingham Forest
-
18 Oct 2026Haaland Mengamuk dengan Dua Gol, Manchester City Lanjutkan Tren Sempurna Usai Taklukkan Ipswich 3-2
-
18 Oct 2026Isak Jadi Pahlawan Liverpool, tetapi Masih Soroti Kekurangan Tim Usai Taklukkan Brentford 2-1
-
17 Oct 2026Kabar Baik untuk Barcelona! Raphinha dan Frenkie de Jong Siap Kembali, Hansi Flick Makin Percaya Diri
-
17 Oct 2026Terkendala Protokol Ebola, Tiga Bintang Sepak Bola Zambia Tertahan dan Terancam Absen di NWSL
-
16 Oct 2026Gareth Southgate Tegaskan Tak Akan Kembali Melatih
-
16 Oct 2026Vinicius Junior Merasa Jadi Sasaran Wasit, Desak Perlindungan Lebih bagi Pemain Bintang
-
15 Oct 2026Shakhtar Donetsk Bangkit di Stamford Bridge, Comeback Gemilang Antar Mereka Taklukkan AEK Athens 3-1
HOT NEWS
TRENDING
#SKWNEWS skwslot Madueke Jadi Pahlawan! Gol Menit Akhir Selamatkan Arsenal dari Kebuntuan Lawan Nottingham Forest Skwnews – Arsenal harus…
#SKWNEWS skwslot Haaland Mengamuk dengan Dua Gol, Manchester City Lanjutkan Tren Sempurna Usai Taklukkan Ipswich 3-2 Skwnews – Manchester City…
#SKWNEWS skwslot Isak Jadi Pahlawan Liverpool, tetapi Masih Soroti Kekurangan Tim Usai Taklukkan Brentford 2-1 Skwnews – Liverpool berhasil membawa…
#SKWNEWS skwslot Haaland dan Maresca Kompak Serukan Persatuan Skwnews – Manchester City menunjukkan ketangguhan mental di tengah tekanan besar…
#SKWNEWS skwslot Solanke Selamatkan Spurs di Old Trafford, Man United Gagal Menang Meski Unggul Pemain Skwnews – Tottenham Hotspur berhasil…
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Pelatih Dortmund, Sahin Lega Karena Beberapa Pemainnya Mulai Pulih Jelang Laga Kontra Freiburg
-
Brasil Masih Tertatih Dan Hanya Bermain Imbang 1-1 Saat Menjamu Uruguay
-
Setelah Kalah Beruntun Empat Kali City Diminta Menemukan Kembali Performa Terbaiknya
-
Argentina Menang Tipis 1-0 Atas Peru, Cukup Untuk Membawa 3 Poin dan Nyaman Di Puncak Klasemen Conmebol
-
Norwegia Bantai Kazakhstan 5-0, Haaland Cetak Hat-trick Untuk Norwegia Amankan Promosi Nations League
-
Cukur Leicester 3-0, Manchester United Masih Butuh Banyak Kemenangan
-
Dua Gol Marselino Tumbangkan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno
-
Barcelona Menunda Kembali Ke Camp Nou Hingga Pertengahan Februari Tahun Depan
-
Manajer Manchester City Pep Guardiola Menandatangani Perpanjangan Kontrak
-
Inggris Menyingkirkan Irlandia 5-0 dan Memuncaki Grup Nations League
-
Bundesliga: Gol Schick Membawa Leverkusen Meraih Kemenangan 2-1 di Union
-
Madrid Kalah Beruntun Di Santiago Bernabeu, Para Penggemar Kecewa
-
Bermain Imbang 1-1 Kontra Chelsea: Rekor Tanpa Kemenangan The Gunners Berlanjut di Stamford Bridge
-
La Liga: Barcelona Takluk Dari Las Palmas 1-2 di Kandang
-
Dua Gol Lewandowski Bantu Blaugrana Raih Kemenangan Meyakinkan 5-2 Kontra Red Star Belgrade
-
Brace Olmo Membawa Barcelona Semakin Menjauh di Puncak Klasemen
-
Serie A : Lookman Cetak Dua Gol Saat Atalanta Menghancurkan Napoli 3-0
-
Manchester United Menkonfirmasi Penunjukan Ruben Amorim Sebagai Manajer Baru MU
-
Tugas Berat Garuda Setelah Kalah Dari Jepang 4-0, Kini Harus Menang Kontra Arab Saudi