Skwnews Skwslot Berita Bola Terkini

#SKWNEWS   skwslot

Atletico Menang 2-1 atas Madrid dalam Derby Panas yang Diwarnai Kartu Merah Huijsen

 

Skwnews Atletico Madrid meraih kemenangan penting 2-1 atas Real Madrid dalam derby La Liga yang berlangsung sengit, Minggu dini hari, 21 September 2026. Hasil tersebut membuat tim asuhan Diego Simeone naik ke posisi kedua klasemen, sekaligus memperlebar tekanan terhadap Real Madrid yang kini tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen Barcelona. Kekalahan itu juga menjadi yang kedua bagi tim arahan Jose Mourinho pada musim ini.

Laga berjalan dalam atmosfer ketat sejak awal, tetapi baru benar-benar berubah pada awal babak kedua ketika Real Madrid harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain. Dean Huijsen menerima kartu merah setelah menjatuhkan Giuliano Simeone di kotak penalti. Dari titik putih, Alejandro Grimaldo menjalankan tugasnya dengan baik untuk membawa Atletico unggul. Jonathan David kemudian menggandakan keunggulan tuan rumah, sebelum Antonio Rudiger memperkecil jarak bagi Madrid pada fase akhir laga.

Kemenangan tersebut menempatkan Atletico satu tingkat di atas Real Madrid. Atletico kini tertinggal lima poin dari Barcelona, tetapi unggul satu poin atas rival sekota mereka itu. Bagi Madrid, hasil derby ini terasa semakin berat karena mereka tidak hanya pulang tanpa poin, melainkan juga gagal memanfaatkan para pemain depan yang diharapkan dapat memberi perbedaan.

Mourinho memulai pertandingan dengan pilihan yang menegaskan pendekatannya. Aurelien Tchouameni diturunkan di lini tengah menggantikan Bernardo Silva. Keputusan itu memperlihatkan bahwa Mourinho lebih mengutamakan kekuatan pertahanan daripada kreativitas dalam salah satu pertandingan paling panas di kalender La Liga.

Namun, babak pertama lebih banyak diwarnai ketegangan ketimbang kualitas permainan. Kedua tim kesulitan membangun peluang emas dan pertandingan berlangsung alot. Intensitas duel tinggi, tetapi permainan belum menghasilkan banyak momen yang sebanding dengan deretan bintang yang berada di lapangan.

Sorotan utama pada paruh pertama justru datang dari insiden yang melibatkan Jude Bellingham dan bek Atletico, Cristian Romero. Pemain timnas Inggris itu melakukan tekel, kemudian Romero menginjak kakinya. Pada awalnya, wasit memberikan kartu kepada Bellingham. Keputusan tersebut lalu berubah setelah tinjauan VAR. Kartu untuk Bellingham dibatalkan dan Romero yang akhirnya menerima kartu.

Madrid juga dibuat kesal oleh sebuah kejadian lain menjelang jeda. Lee Kang-in melakukan tekel keras terhadap Federico Valverde, tetapi tidak langsung mendapat hukuman. Insiden itu menambah rasa frustrasi kubu Madrid dalam pertandingan yang sudah dipenuhi duel keras dan perselisihan kecil.

Meski diperkuat pemain-pemain dengan reputasi besar, pertandingan pada babak pertama belum menghadirkan banyak aksi menarik. Pergerakan Vinicius Junior, Kylian Mbappe, dan Bellingham berhasil diredam oleh Atletico. Madrid pun tidak mampu menemukan ruang yang cukup untuk menghidupkan lini depannya, sementara Atletico juga belum mampu mengubah intensitas permainan menjadi peluang yang benar-benar menentukan.

Situasi berubah ketika babak kedua baru dimulai. Giuliano Simeone berlari menuju gawang Madrid dan Huijsen menarik lengannya di dalam kotak penalti. Atletico langsung memperoleh hadiah penalti, dengan insiden tersebut menjadi titik balik utama pertandingan. Setelah meninjau kembali kejadian melalui VAR, wasit mengeluarkan kartu merah untuk Huijsen.

Grimaldo maju sebagai eksekutor dan sukses menaklukkan Thibaut Courtois. Gol itu membuka keunggulan Atletico sekaligus memberi keuntungan besar bagi tuan rumah, yang kini menghadapi Madrid dengan jumlah pemain lebih banyak. Bagi Madrid, kartu merah Huijsen membuat tugas mereka menjadi jauh lebih sulit pada saat permainan mulai membutuhkan respons cepat.

Mourinho segera mencoba mengubah keadaan. Vinicius dan Arda Guler, yang tampil kurang memuaskan, ditarik keluar. Sebagai gantinya, Mourinho memasukkan Yan Diomande, pemain rekrutan termahal klub, serta Rudiger. Pergantian tersebut menjadi upaya Madrid untuk mengejar ketertinggalan meski harus bermain dengan 10 orang.

Akan tetapi, Atletico justru kembali mencetak gol. Pada menit ke-59, Jonathan David menyambar umpan silang mendatar dari Giuliano Simeone untuk menggandakan keunggulan. Gol tersebut juga menandai catatan tajam penyerang timnas Kanada itu, yang telah mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan. Umpan Giuliano dan penyelesaian David membuat Atletico berada dalam posisi yang semakin nyaman untuk mengamankan derby.

Setelah unggul dua gol, Atletico hampir menambah gol ketiga. Julian Alvarez melepaskan upaya yang sempat mengancam, tetapi Courtois melakukan penyelamatan gemilang. Bola rebound dari tembakan Grimaldo kemudian nyaris kembali menjadi masalah bagi Madrid, namun Ibrahima Konate bereaksi dengan brilian untuk menghalau bola tepat di garis gawang.

Madrid berusaha mencari jalan untuk kembali ke pertandingan. Jan Oblak mampu menepis upaya Diomande, yang masuk sebagai bagian dari reaksi Mourinho setelah kartu merah Huijsen. Tekanan Madrid tetap tidak cukup untuk mengubah arah laga secara cepat, dan frustrasi terlihat ketika Bellingham sempat bersitegang dengan Giuliano Simeone.

Atletico mampu menjaga kontrol pada fase-fase penting pertandingan. Pertahanan mereka terus meredam upaya Madrid, sementara keunggulan jumlah pemain membuat tuan rumah lebih leluasa menghadapi tekanan. Di sisi lain, Madrid masih kesulitan menemukan ruang bagi Mbappe, Bellingham, dan para pemain lain untuk menciptakan ancaman yang konsisten.

Harapan Madrid sempat muncul di penghujung pertandingan. Rudiger mencetak gol melalui sundulan setelah menyambut umpan silang Bernardo Silva. Sundulannya berhasil menaklukkan Oblak dan memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Gol itu memberi Madrid dorongan pada akhir laga, tetapi waktunya tidak cukup bagi tim asuhan Mourinho untuk memburu gol penyama kedudukan.

Peluit akhir memastikan Atletico menang 2-1 dalam derby yang lebih banyak ditentukan oleh ketegangan, kartu merah, dan efektivitas pada momen-momen penting. Grimaldo membuka jalan melalui penalti setelah Huijsen diusir, sedangkan David memperbesar keunggulan lewat golnya pada menit ke-59. Rudiger sempat memberi balasan untuk Madrid, tetapi Atletico tetap mempertahankan hasil yang membawa mereka ke posisi kedua dan meninggalkan Real Madrid enam poin di belakang Barcelona.

HOT NEWS

TRENDING

Lima Gol, Delapan Drama: Manchester City Rebut Puncak Liga Usai Menundukkan Sunderland

Villa Menang 3-2, Tottenham Kian Terbenam Meski Bangkit Terlambat

Brighton Hentikan Start Sempurna Arsenal dengan Kemenangan Telak 3-0 di Amex

Brighton Menggila, Coventry Tak Berdaya dan Terbenam di Dasar Klasemen

Barcelona Bertahan dari Kebangkitan Levante, Dua Gol Yamal dan Aksi Adeyemi Mengunci…

Scroll to Top