Portugal Dikejutkan Guncangan 2-0 oleh Irlandia dan Tunda Pesta Lolos Piala Dunia 2026, Ronaldo Kartu Merah.
SKWNEWS — Cristiano Ronaldo diusir keluar lapangan karena menyikut Dara O’Shea saat Portugal takluk 0-2 dari Republik Irlandia di Stadion Aviva, Kamis, membuat sang pemuncak Grup F menyia-nyiakan lagi kesempatan mengunci tiket otomatis Piala Dunia 2026. Troy Parrott menjadi pahlawan tuan rumah lewat dwigol di babak pertama yang menjaga nyala asa Irlandia menuju turnamen tahun depan.
Portugal masih memimpin grup dengan 10 poin, unggul dua angka dari Hungaria dan tiga dari Irlandia, dengan satu laga sisa pada Minggu. Hanya pemuncak klasemen yang meraih tiket otomatis. Tim Roberto Martinez sebelumnya sudah melewatkan peluang pada Oktober ketika ditahan Hungaria, dan di Dublin mereka kembali tersandung pada malam yang menjadi milik The Boys in Green. Bagi Irlandia, kemenangan ini krusial setelah pesaing terdekat, Hungaria, mengalahkan Armenia 1-0 dan menekan mereka untuk setidaknya menghindari kekalahan demi menjaga peluang. Negeri zamrud itu terakhir kali tampil di Piala Dunia pada 2002, sehingga tiga poin ini terasa seperti suntikan keyakinan sekaligus penegasan bahwa mereka masih berada di jalur yang benar.
Sejak sepak mula, Portugal menguasai bola dan wilayah, sementara Irlandia disiplin menjaga blok rendah dan siap menyengat lewat transisi cepat. Dukungan bising Aviva menjadi energi tambahan ketika organisasi pertahanan Irlandia membuat Portugal frustrasi: garis belakang kompak, jarak antarlini rapat, dan duel bola kedua dimenangi berkali-kali. Di sisi lain, setiap sapuan Irlandia berusaha diubah menjadi serangan balik langsung ke ruang di belakang full-back Portugal.
Gol pembuka datang pada menit ke-17 dari skema bola mati yang diolah menjadi peluang fase kedua. Tendangan sudut yang semula tak menemui sasaran disundul kembali oleh Liam Scales ke area berbahaya, dan Parrott menyambar di tiang dekat untuk menaklukkan Diogo Costa dari jarak sangat dekat. Tersengat, Portugal merespons: sepakan Joao Neves melintas tipis di sisi gawang, sementara tandukan Joao Felix melambung ketika mendapat ruang di kotak penalti. Namun, justru Irlandia yang hampir menggandakan keunggulan lewat Chiedozie Ogbene, yang menerobos dari kanan dan melepaskan tembakan keras menghantam tiang di hadapan publik tuan rumah yang bergemuruh.
Menjelang turun minum, Parrott kembali menjadi pembeda. Menerima bola di kiri, ia memotong ke dalam, mengecoh bek yang menutup jalur tembak, lalu melepas sepakan datar ke tiang dekat yang mengejutkan Costa. 2-0 di jeda bukan hanya soal efektivitas; ini tentang Irlandia yang cermat membaca momen dan Portugal yang gagal mengubah dominasi menjadi kualitas peluang.
Babak kedua beralih menjadi pengepungan. Portugal menambah intensitas, menekan Irlandia di wilayah sendiri, dan berusaha lebih langsung melalui umpan-umpan cepat ke area setengah ruang. Namun, titik balik justru hadir pada jam pertandingan. Kapten Selecao, Ronaldo, yang sejak awal tampak frustrasi oleh rapatnya lini belakang lawan, terlibat insiden dengan Dara O’Shea. Setelah tinjauan VAR, wasit mengeluarkan kartu merah karena sikutan ke punggung bek Irlandia tersebut. Portugal pun harus mengejar dua gol dengan 10 pemain, skenario yang membuat tugas mereka kian berat dan memperpendek napas serangan. Ini melengkapi dua pertemuan tidak bersahabat Ronaldo melawan Irlandia, setelah sebelumnya gagal mengeksekusi penalti pada duel di Portugal pada Oktober.
Dengan keunggulan jumlah pemain, Irlandia mengatur ulang blok pertahanan sedikit lebih rendah, menutup area sentral, dan memaksa Portugal melebarkan serangan ke sayap. Upaya Portugal banyak berakhir dengan umpan silang yang bisa diantisipasi, sementara tuan rumah mengancam dari serangan balik yang mengincar ruang di belakang garis tinggi Selecao. Parrott berburu hat-trick, Ogbene terus-menerus menguji bek kanan Portugal, dan Scales bersama O’Shea menuntaskan malam nyaris tanpa cela di lini belakang.
Secara konteks, hasil ini menegaskan bahwa Portugal masih memegang kendali nasib—kemenangan pada Minggu akan menyegel puncak—namun juga membuka kembali perburuan di Grup F. Irlandia kini bukan hanya berharap, tetapi benar-benar menekan dari belakang dengan momentum psikologis besar. Untuk Hungaria, tiga poin atas Armenia membuat skenario di hari terakhir berlapis intrik: satu kesalahan kecil dari Portugal bisa mengubah peta kelolosan, sementara Irlandia menatap laga pamungkas dengan keyakinan yang tak dimiliki sebulan lalu.
Dari sudut pandang pelatih, Roberto Martinez akan disorot atas ketergantungan tim pada kualitas individu yang tidak bertransformasi menjadi peluang bernilai tinggi saat bertemu blok rendah. Keputusan-keputusan di sepertiga akhir—waktu umpan, variasi diagonal, dan dukungan gelandang kedua—perlu revisi cepat sebelum partai penentuan. Di kubu lain, tim asuhan Heimir Hallgrimsson mengeksekusi rencana pertandingan dengan kedisiplinan sempurna: struktur tanpa bola rapi, transisi tajam, dan bola mati dimaksimalkan.
Implikasi personal untuk Ronaldo juga signifikan. Sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di sepak bola internasional putra, ia berpotensi absen pada awal Piala Dunia—apabila Portugal lolos—tergantung lamanya hukuman yang dijatuhkan atas kartu merah langsung tersebut. Pada usia 40 tahun, setiap larangan bertanding memotong waktu di turnamen besar yang mungkin menjadi salah satu kesempatan terakhirnya di panggung global.
Menjelang hari terakhir kualifikasi pada Minggu, tensi di Grup F akan memuncak. Portugal mencari pernyataan bangkit demi menuntaskan tugas, Irlandia menunggangi gelombang kepercayaan diri untuk menekan hingga garis akhir, dan Hungaria mengintai celah. Di Dublin, malam ini akan diingat sebagai saat ketika Aviva berguncang oleh dwigol Parrott, disiplin tanpa kompromi, dan kartu merah paling dibicarakan di Eropa—sebuah kombinasi yang membuat pesta Portugal tertunda dan harapan Irlandia terus menyala.
-
02 Mar 2026Semakin Kokoh PSG di Puncak: Le Havre Ditaklukkan, Jarak dengan Lens Melebar
-
28 Feb 2026Era Baru Honduras: Jose Francisco Molina Resmi Nahkodai Timnas untuk Siklus Piala Dunia Berikutnya
-
28 Feb 2026Neymar Menari Lagi: Brace Bersejarah Angkat Santos dan Menguatkan Pintu Piala Dunia Brasil
-
27 Feb 2026PSG Bangkit, Tahan Gempuran 10 Pemain Monaco, dan Mengamankan Tiket 16 Besar dengan Agregat 5-4
-
25 Feb 2026Dongeng dari Lingkaran Arktik: Bodo/Glimt Guncang San Siro, Singkirkan Inter dan Melaju ke 16 Besar dengan Agregat 5-2
-
25 Feb 2026UEFA Skors Gianluca Prestianni Jelang Laga Penentuan di Bernabéu, Benfica Hadapi Defisit dan Badai Kontroversi
-
23 Feb 2026Panggung Penebusan di Camp Nou: Barcelona Libas Levante 3-0, Tahta La Liga Direbut Kembali
-
23 Feb 2026Mac Allister Selamatkan Liverpool, Forest Kian Terhimpit di Tepi Zona Degradasi
-
22 Feb 2026LAFC Pecundangi Juara Piala MLS Inter Miami 3-0 di Coliseum Pada Laga Pembuka
-
21 Feb 2026FIFA Siapkan ‘Hukum Prestianni’: Aturan Anti-Rasisme yang Melarang Pemain Menutupi Mulut Saat Berdebat di Lapangan
HOT NEWS
TRENDING
#SKWNEWS skwslot PSG Bangkit, Tahan Gempuran 10 Pemain Monaco, dan Mengamankan Tiket 16 Besar dengan Agregat 5-4 SKWNEWS –…
#SKWNEWS skwslot Dongeng dari Lingkaran Arktik: Bodo/Glimt Guncang San Siro, Singkirkan Inter dan Melaju ke 16 Besar dengan Agregat 5-2…
#SKWNEWS skwslot UEFA Skors Gianluca Prestianni Jelang Laga Penentuan di Bernabéu, Benfica Hadapi Defisit dan Badai Kontroversi SKWNEWS –…
#SKWNEWS skwslot Panggung Penebusan di Camp Nou: Barcelona Libas Levante 3-0, Tahta La Liga Direbut Kembali SKWNEWS – Barcelona…
#SKWNEWS skwslot Mac Allister Selamatkan Liverpool, Forest Kian Terhimpit di Tepi Zona Degradasi SKWNEWS – Liverpool memetik kemenangan yang…
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Pelatih Dortmund, Sahin Lega Karena Beberapa Pemainnya Mulai Pulih Jelang Laga Kontra Freiburg
-
Setelah Kalah Beruntun Empat Kali City Diminta Menemukan Kembali Performa Terbaiknya
-
Brasil Masih Tertatih Dan Hanya Bermain Imbang 1-1 Saat Menjamu Uruguay
-
Argentina Menang Tipis 1-0 Atas Peru, Cukup Untuk Membawa 3 Poin dan Nyaman Di Puncak Klasemen Conmebol
-
Dua Gol Marselino Tumbangkan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno
-
Norwegia Bantai Kazakhstan 5-0, Haaland Cetak Hat-trick Untuk Norwegia Amankan Promosi Nations League
-
Cukur Leicester 3-0, Manchester United Masih Butuh Banyak Kemenangan
-
Barcelona Menunda Kembali Ke Camp Nou Hingga Pertengahan Februari Tahun Depan
-
Inggris Menyingkirkan Irlandia 5-0 dan Memuncaki Grup Nations League
-
Manajer Manchester City Pep Guardiola Menandatangani Perpanjangan Kontrak
-
Bundesliga: Gol Schick Membawa Leverkusen Meraih Kemenangan 2-1 di Union
-
Madrid Kalah Beruntun Di Santiago Bernabeu, Para Penggemar Kecewa
-
Bermain Imbang 1-1 Kontra Chelsea: Rekor Tanpa Kemenangan The Gunners Berlanjut di Stamford Bridge
-
La Liga: Barcelona Takluk Dari Las Palmas 1-2 di Kandang
-
Dua Gol Lewandowski Bantu Blaugrana Raih Kemenangan Meyakinkan 5-2 Kontra Red Star Belgrade
-
Brace Olmo Membawa Barcelona Semakin Menjauh di Puncak Klasemen
-
Serie A : Lookman Cetak Dua Gol Saat Atalanta Menghancurkan Napoli 3-0
-
Manchester United Menkonfirmasi Penunjukan Ruben Amorim Sebagai Manajer Baru MU
-
Tugas Berat Garuda Setelah Kalah Dari Jepang 4-0, Kini Harus Menang Kontra Arab Saudi