#SKWNEWS skwslot
Brace Patrik Schick Bungkam Piraeus: Leverkusen Curi Kemenangan Bersejarah 2-0 atas Olympiacos
SKWNEWS – Patrik Schick muncul sebagai pembeda dengan dua gol dalam rentang empat menit yang mengubah arah pertandingan dan mengantarkan Bayer Leverkusen menundukkan Olympiacos 2-0 pada leg pertama play-off knockout Liga Champions. Di hadapan tuan rumah yang tampil penuh tenaga dan baru sebulan lalu menaklukkan Leverkusen di fase liga, tim tamu menunjukkan ketenangan serta efisiensi kelas atas di momen krusial untuk memegang kendali agregat jelang leg kedua pekan depan di Jerman.
Atmosfer laga sudah memanas bahkan sebelum kick-off, ketika laporan media Yunani menyebut pemilik Olympiacos, Evangelos Marinakis, menjanjikan bonus “rekor” bila timnya mampu menyingkirkan Leverkusen. Dorongan itu terasa nyata di lapangan. Tuan rumah melaju sejak menit pertama, menekan tinggi, memotong jalur umpan, dan memaksa Leverkusen bertahan dalam 25 menit pembuka yang menegangkan. Tekanan itu sempat mereda ketika Leverkusen mulai menemukan ritme sirkulasi bola, bahkan hampir unggul pada menit ke-28 saat Ibrahim Maza melepaskan tembakan yang memaksa Konstantinos Tzolakis melakukan penyelamatan akrobatik.
Olympiacos membalas ancaman dengan intensitas yang tak turun hingga mendekati jeda. Mereka sempat merayakan ketika Ayoub El Kaabi mencetak gol dari situasi bola mati tepat sebelum turun minum, tetapi kegembiraan itu sirna usai peninjauan VAR menyatakan Mehdi Taremi berada dalam posisi offside dan sempat menyentuh bola, sehingga gol dianulir. Keputusan tersebut menjadi titik balik psikologis: Leverkusen selamat dari momen paling genting dan keluar dari lorong menuju babak kedua dengan kepercayaan diri yang tumbuh.
Selepas jeda, tuan rumah kembali mengirim gelombang tekanan, namun Leverkusen tampak lebih rapi dan tenang dalam mengelola transisi. Mereka memperbaiki struktur saat keluar dari pressing dan menunggu celah untuk menginisiasi serangan balik. “Di babak pertama, pertandingan berjalan sulit, Olympiacos menekan kami dengan tempo tinggi dan membuat segalanya sangat rumit bagi kami. Di babak kedua, kami memperbaiki beberapa hal, mencetak dua gol dan meraih kemenangan penting,” kata Schick kepada DAZN, merangkum pergeseran momentum secara lugas.
Gol pembuka hadir pada menit ke-60 dari skenario yang mencerminkan rencana permainan tim tamu. Ernest Poku merebut bola di separuh lapangannya sendiri lalu melaju cepat, memaksa garis belakang Olympiacos mundur panik, sebelum mengirim umpan mendatar matang ke jalur Schick. Sang penyerang Republik Ceko menyambar bola dengan penyelesaian mendatar terukur ke sudut bawah, dingin dan klinis. “Saya tidak begitu ingat situasinya — itu intuisi, pergerakan saya. Saya berhadapan satu lawan satu dengan kiper, saya tetap tenang — itu gol yang bagus,” ucap Schick, menjelaskan momen yang memecah kebuntuan.
Olympiacos yang terkejut oleh gol itu belum sempat menata ulang barisan ketika Leverkusen kembali menghukum mereka tiga menit berselang. Sepak pojok Alex Grimaldo dikirim dengan presisi ke area berbahaya dan disundul Schick melewati jangkauan kiper, menggenapkan brace sang penyerang hanya dalam empat menit. Dua pukulan cepat tersebut merontokkan ritme pressing tuan rumah dan mengunci sisa pertandingan dalam tempo yang lebih nyaman bagi Leverkusen.
Kemenangan ini bukan sekadar modal agregat yang berharga. Secara historis, ini adalah kemenangan tandang pertama Leverkusen di babak gugur kompetisi ini, dan baru kemenangan kedua mereka di fase knockout dalam 13 laga sejak final 2002 ketika mereka kalah 2-1 dari Real Madrid di Hampden Park. Secara form, kemenangan ini juga memperpanjang laju impresif Leverkusen yang kini mencatat enam kemenangan dan satu hasil imbang dari tujuh pertandingan di semua ajang sejak kekalahan 2-0 dari Olympiacos pada Januari. Dengan posisi yang menguntungkan menuju leg kedua di Jerman, Leverkusen tinggal menjaga disiplin dan ketajaman untuk menuntaskan tugas, apalagi pemenang duel ini berpeluang menghadapi raksasa lain, Arsenal atau Bayern Munich, di babak 16 besar.
Olympiacos sendiri akan menatap leg kedua dengan tekad membalas, berbekal permainan agresif yang sempat menekan Leverkusen dan keyakinan bahwa margin dua gol masih bisa dikejar. Namun malam ini milik Leverkusen dan terutama milik Schick, yang ketenangan, insting, dan kejamnya eksekusi di kotak penalti membungkam kebisingan dan harapan di tribun, sekaligus menempatkan timnya selangkah lebih dekat ke fase berikutnya.
-
30 Aug 2026Mourinho Nilai Mbappe Paling Layak Meraih Ballon d’Or Tahun Ini
-
30 Aug 2026Gol Akhir Victor Munoz Selamatkan Liverpool di Debut Andoni Iraola di Anfield
-
29 Aug 2026Bournemouth dan Sunderland Menantang Milan, Undian Eropa Membuka Panggung Baru bagi Dua Pendatang Premier League
-
29 Aug 2026Nicolas Jackson Merapat ke Aston Villa, Lini Depan Unai Emery Bersiap Masuki Era Baru
-
21 Aug 2026Barcelona Resmi Memulangkan João Cancelo dengan Kontrak hingga 2029
-
20 Aug 2026Penalti Lewandowski Menutup Malam Penuh Hujan saat Chicago Fire Tundukkan Orlando City
-
20 Aug 2026Gol Emosional Messi Setelah Masa Duka, Inter Miami Ditahan Philadelphia Union
-
13 Aug 2026PSG Pertahankan Piala Super UEFA Usai Menang 2-1 atas Aston Villa
-
13 Aug 2026Barthez Kembali ke Prancis, Perkuat Staf Zidane Jelang Debut Nations League
-
13 Aug 2026Mosimane Selangkah Lagi Tangani Afrika Selatan, Pengumuman Resmi Dinanti Pekan Depan
HOT NEWS
TRENDING
#SKWNEWS skwslot Gol Akhir Victor Munoz Selamatkan Liverpool di Debut Andoni Iraola di Anfield Skwnews – Andoni Iraola menghindari kekalahan…
#SKWNEWS skwslot Bournemouth dan Sunderland Menantang Milan, Undian Eropa Membuka Panggung Baru bagi Dua Pendatang Premier League SKWNEWS –…
#SKWNEWS skwslot Newcastle Datangkan Lukas Hornicek dari Braga, Kiper Ceko Itu Teken Kontrak Lima Tahun SKWNEWS – Newcastle United…
#SKWNEWS skwslot Arteta Pastikan Arsenal Belum Selesai Bergerak di Bursa Transfer SKWNEWS – Mikel Arteta menegaskan Arsenal masih belum…
#SKWNEWS skwslot Banding Tuntas, Mudryk Akhirnya Bisa Main Lagi dan Chelsea Menatap Babak Baru SKWNEWS – Mykhailo Mudryk akhirnya…
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Pelatih Dortmund, Sahin Lega Karena Beberapa Pemainnya Mulai Pulih Jelang Laga Kontra Freiburg
-
Setelah Kalah Beruntun Empat Kali City Diminta Menemukan Kembali Performa Terbaiknya
-
Brasil Masih Tertatih Dan Hanya Bermain Imbang 1-1 Saat Menjamu Uruguay
-
Argentina Menang Tipis 1-0 Atas Peru, Cukup Untuk Membawa 3 Poin dan Nyaman Di Puncak Klasemen Conmebol
-
Cukur Leicester 3-0, Manchester United Masih Butuh Banyak Kemenangan
-
Dua Gol Marselino Tumbangkan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno
-
Norwegia Bantai Kazakhstan 5-0, Haaland Cetak Hat-trick Untuk Norwegia Amankan Promosi Nations League
-
Barcelona Menunda Kembali Ke Camp Nou Hingga Pertengahan Februari Tahun Depan
-
Manajer Manchester City Pep Guardiola Menandatangani Perpanjangan Kontrak
-
Inggris Menyingkirkan Irlandia 5-0 dan Memuncaki Grup Nations League
-
Bundesliga: Gol Schick Membawa Leverkusen Meraih Kemenangan 2-1 di Union
-
Madrid Kalah Beruntun Di Santiago Bernabeu, Para Penggemar Kecewa
-
Bermain Imbang 1-1 Kontra Chelsea: Rekor Tanpa Kemenangan The Gunners Berlanjut di Stamford Bridge
-
La Liga: Barcelona Takluk Dari Las Palmas 1-2 di Kandang
-
Dua Gol Lewandowski Bantu Blaugrana Raih Kemenangan Meyakinkan 5-2 Kontra Red Star Belgrade
-
Brace Olmo Membawa Barcelona Semakin Menjauh di Puncak Klasemen
-
Serie A : Lookman Cetak Dua Gol Saat Atalanta Menghancurkan Napoli 3-0
-
Manchester United Menkonfirmasi Penunjukan Ruben Amorim Sebagai Manajer Baru MU
-
Tugas Berat Garuda Setelah Kalah Dari Jepang 4-0, Kini Harus Menang Kontra Arab Saudi