#SKWNEWS skwslot
Delapan Tahun Berakhir dengan Tragis: Wolverhampton Wanderers Resmi Terdegradasi dari Liga Primer Inggris
SKWNEWS – Wolverhampton Wanderers akhirnya harus menerima kenyataan pahit yang sudah lama menghantui mereka sepanjang musim ini. Klub berjuluk Wolves tersebut resmi terdegradasi dari Liga Primer Inggris setelah tertinggal 16 poin dari zona aman dengan hanya lima pertandingan tersisa, sebuah jarak yang secara matematis tidak mungkin lagi mereka tutup. Kepastian nasib itu datang bukan dari hasil pertandingan Wolves sendiri, melainkan dari lapangan lain — hasil imbang 0-0 antara West Ham United dan Crystal Palace yang membuat West Ham, yang kini menempati posisi ke-17, tetap cukup jauh di atas Wolves untuk mengunci degradasi sang tim tamu klasemen.
Perjalanan menuju titik nadir ini dimulai sejak awal musim. Wolverhampton membuka kampanye dengan 19 pertandingan tanpa satu pun kemenangan, sebuah catatan yang hampir tak terbayangkan di level tertinggi sepak bola Inggris dan yang secara praktis telah menandatangani surat degradasi mereka sendiri jauh sebelum musim bergulir ke paruh keduanya. Dari 33 pertandingan liga yang telah mereka jalani hingga saat ini, Wolves hanya berhasil menang tiga kali — angka yang mencerminkan betapa dalamnya krisis yang melanda tim asal Midlands ini.
Seperti banyak kisah degradasi, musim Wolves diwarnai oleh pergantian kepelatihan di tengah jalan. Vitor Pereira, pelatih asal Portugal yang memulai musim sebagai arsitek klub Molineux itu, dipecat pada awal November setelah gagal membawa perubahan yang berarti dari awal musim yang suram. Ironi pun tak terelakkan: Pereira kini memimpin Nottingham Forest, salah satu tim yang justru berjuang keras untuk bertahan di divisi yang sama — sebuah babak baru karier bagi sang pelatih di tengah kehancuran tim yang pernah ia pimpin.
Pengganti Pereira adalah Rob Edwards, mantan manajer Middlesbrough yang didatangkan dengan harapan bisa membalikkan keadaan. Namun Edwards mewarisi situasi yang boleh dikatakan nyaris mustahil untuk diselamatkan. Meskipun di bawah asuhannya Wolves sempat mencuri kemenangan mengejutkan atas Aston Villa dan Liverpool — dua tim papan atas yang tengah bersaing di bagian atas klasemen — hasil-hasil positif itu datang terlambat dan terlalu sedikit untuk mengubah gambaran keseluruhan. Selama berbulan-bulan, degradasi Wolves sudah terasa seperti soal waktu saja, dan kini waktu itu telah tiba.
Dengan resminya Wolves terdegradasi, petualangan delapan tahun mereka di Liga Primer Inggris pun akan segera berakhir. Periode itu mencakup beberapa musim yang membanggakan, termasuk finis di posisi ketujuh dan keikutsertaan di Liga Europa, namun semuanya kini harus ditutup dengan catatan yang menyedihkan.
Di sisi lain papan bawah klasemen, Burnley yang menempati posisi kedua dari bawah tampaknya akan segera menyusul Wolves ke divisi Championship. Mereka akan terdegradasi apabila kalah dari Manchester City — yang tengah berjuang merebut gelar juara liga — dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu.
Nasib Tottenham Hotspur di zona merah pun masih menjadi sorotan. Tim asal London utara itu nyaris lolos dari zona degradasi pada akhir pekan, tetapi harus puas dengan hasil imbang 2-2 melawan Brighton setelah kebobolan gol penyama kedudukan di menit-menit akhir yang menyakitkan. Lebih mengkhawatirkan lagi, Spurs belum meraih satu pun kemenangan di Liga Primer sejak Desember, dan pelatih baru mereka, Roberto De Zerbi, juga belum mampu memperlihatkan tanda-tanda kebangkitan setelah dua pertandingan pertamanya berlalu tanpa kemenangan.
Sementara itu, Nottingham Forest dan Leeds United, dua nama lain yang juga sempat masuk dalam perebutan zona degradasi, berhasil menghembuskan napas lega setelah keduanya meraih kemenangan pada akhir pekan. Hasil positif itu memberi mereka sedikit ruang untuk bernapas, meskipun persaingan di zona bawah masih jauh dari selesai.
Di ujung lain spektrum, ada kabar gembira dari kasta kedua. Coventry City asuhan Frank Lampard, yang saat ini memuncaki klasemen Championship, pada hari Jumat secara resmi memastikan promosi mereka kembali ke Premier League musim depan — mengakhiri absensi panjang selama 25 tahun dari pentas tertinggi sepak bola Inggris. Sebuah kontras yang tajam: satu tim merayakan kembalinya kejayaan, sementara yang lain merelakan tempatnya di antara para elite.
-
21 Aug 2026Barcelona Resmi Memulangkan João Cancelo dengan Kontrak hingga 2029
-
20 Aug 2026Penalti Lewandowski Menutup Malam Penuh Hujan saat Chicago Fire Tundukkan Orlando City
-
20 Aug 2026Gol Emosional Messi Setelah Masa Duka, Inter Miami Ditahan Philadelphia Union
-
13 Aug 2026PSG Pertahankan Piala Super UEFA Usai Menang 2-1 atas Aston Villa
-
13 Aug 2026Barthez Kembali ke Prancis, Perkuat Staf Zidane Jelang Debut Nations League
-
13 Aug 2026Mosimane Selangkah Lagi Tangani Afrika Selatan, Pengumuman Resmi Dinanti Pekan Depan
-
07 Aug 2026Dukungan di Rabat Tak Redam Sorotan Tata Kelola FIFA Jelang Pemilihan 2027
-
07 Aug 2026Barcelona Rekrut Kerolin dari Manchester City dalam Kesepakatan yang Dilaporkan Pecahkan Rekor WSL
-
04 Aug 2026Wenger Tegaskan Pembatalan Rencana Penjualan Saham Piala Dunia oleh Infantino Sangat Diperlukan
-
04 Aug 2026Fulham Datangkan Gonzalo Garcia dari Real Madrid dan Satukan Kembali dengan Alvaro Arbeloa
HOT NEWS
TRENDING
#SKWNEWS skwslot Newcastle Datangkan Lukas Hornicek dari Braga, Kiper Ceko Itu Teken Kontrak Lima Tahun SKWNEWS – Newcastle United…
#SKWNEWS skwslot Arteta Pastikan Arsenal Belum Selesai Bergerak di Bursa Transfer SKWNEWS – Mikel Arteta menegaskan Arsenal masih belum…
#SKWNEWS skwslot Banding Tuntas, Mudryk Akhirnya Bisa Main Lagi dan Chelsea Menatap Babak Baru SKWNEWS – Mykhailo Mudryk akhirnya…
#SKWNEWS skwslot Eddie Howe Tinggalkan Newcastle setelah Lima Tahun, di Tengah Musim Mengecewakan dan Kepergian Pemain Kunci SKWNEWS –…
#SKWNEWS skwslot Xabi Alonso Yakin Morgan Rogers Bisa Jadi Kunci Kebangkitan Chelsea SKWNEWS – Manajer baru Chelsea, Xabi Alonso,…
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Pelatih Dortmund, Sahin Lega Karena Beberapa Pemainnya Mulai Pulih Jelang Laga Kontra Freiburg
-
Setelah Kalah Beruntun Empat Kali City Diminta Menemukan Kembali Performa Terbaiknya
-
Brasil Masih Tertatih Dan Hanya Bermain Imbang 1-1 Saat Menjamu Uruguay
-
Argentina Menang Tipis 1-0 Atas Peru, Cukup Untuk Membawa 3 Poin dan Nyaman Di Puncak Klasemen Conmebol
-
Cukur Leicester 3-0, Manchester United Masih Butuh Banyak Kemenangan
-
Dua Gol Marselino Tumbangkan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno
-
Norwegia Bantai Kazakhstan 5-0, Haaland Cetak Hat-trick Untuk Norwegia Amankan Promosi Nations League
-
Barcelona Menunda Kembali Ke Camp Nou Hingga Pertengahan Februari Tahun Depan
-
Manajer Manchester City Pep Guardiola Menandatangani Perpanjangan Kontrak
-
Inggris Menyingkirkan Irlandia 5-0 dan Memuncaki Grup Nations League
-
Bundesliga: Gol Schick Membawa Leverkusen Meraih Kemenangan 2-1 di Union
-
Madrid Kalah Beruntun Di Santiago Bernabeu, Para Penggemar Kecewa
-
Bermain Imbang 1-1 Kontra Chelsea: Rekor Tanpa Kemenangan The Gunners Berlanjut di Stamford Bridge
-
La Liga: Barcelona Takluk Dari Las Palmas 1-2 di Kandang
-
Dua Gol Lewandowski Bantu Blaugrana Raih Kemenangan Meyakinkan 5-2 Kontra Red Star Belgrade
-
Brace Olmo Membawa Barcelona Semakin Menjauh di Puncak Klasemen
-
Serie A : Lookman Cetak Dua Gol Saat Atalanta Menghancurkan Napoli 3-0
-
Manchester United Menkonfirmasi Penunjukan Ruben Amorim Sebagai Manajer Baru MU
-
Tugas Berat Garuda Setelah Kalah Dari Jepang 4-0, Kini Harus Menang Kontra Arab Saudi