Skwnews Skwslot Berita Bola Terkini

#SKWNEWS   skwslot

Bantai Port Vale 7-0, Chelsea Coba Pulihkan Diri dari Mimpi Buruk yang Menghantui Sejak Maret

 

SKWNEWS Chelsea akhirnya bisa bernapas lega, setidaknya untuk satu malam. Kemenangan telak 7-0 atas Port Vale di perempat final Piala FA, yang dihelat pada 5 April 2026, menjadi obat paling mujarab bagi sebuah klub yang tengah dilanda badai — baik di dalam lapangan maupun di luar. Skor besar itu bukan sekadar angka. Ia adalah deklarasi bahwa The Blues, meski sempoyongan, belum sepenuhnya jatuh.

Namun perjalanan menuju malam kemenangan itu tidaklah mulus. Menjelang laga, pelatih Liam Rosenior justru harus mengumumkan kabar yang memperkeruh suasana: Enzo Fernandez, gelandang bintang asal Argentina yang belakangan mengisyaratkan kemungkinan hengkang dari Stamford Bridge, dijatuhi hukuman skorsing dua pertandingan. Sebuah keputusan berani di tengah momen yang sudah cukup berat bagi tim. Chelsea memang sedang tidak baik-baik saja. Bulan Maret menjadi salah satu periode paling kelam dalam musim ini — kalah dengan agregat memalukan 8-2 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions, lalu dipermalukan Newcastle United dan Everton di pentas Liga Premier. Kekalahan demi kekalahan itu tidak hanya merobek kepercayaan diri skuad, tetapi juga meninggalkan pertanyaan besar soal arah dan identitas tim yang baru saja berganti nahkoda pada Januari, ketika Enzo Maresca tiba-tiba meninggalkan jabatannya dan Rosenior diminta mengambil alih kendali.

Di tengah semua kekacauan itu, Port Vale datang ke Stamford Bridge. Klub yang berdiri di dasar klasemen divisi tiga Inggris itu datang bukan tanpa reputasi — mereka sebelumnya mampu menyingkirkan Sunderland dalam babak sebelumnya, sebuah pencapaian yang tidak boleh dianggap remeh. Sekitar 6.000 suporter Port Vale memenuhi Shed End dan menciptakan atmosfer yang hangat, bahkan mengharukan, mengingat jarak kasta yang begitu jauh antara kedua klub. Sayangnya, semangat dan dukungan itu tidak cukup untuk menghasilkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.

Chelsea sendiri datang ke laga ini dengan beban psikologis yang tak ringan. Tim sudah mandul — tak mencetak satu gol pun — selama lebih dari 300 menit di semua kompetisi sebelum peluit pertandingan ini dibunyikan. Paceklik panjang yang menyakitkan itu akhirnya berakhir pada detik ke-64 laga, tatkala Jorrel Hato memanfaatkan situasi sepak pojok dan menjebol gawang Port Vale. Gol itu seolah membuka keran yang selama ini tersumbat. Tiga menit berselang, Joao Pedro mempertegas keunggulan menjadi 2-0 di menit ke-25 — atau lebih tepatnya melanjutkan momentum yang sudah bergulir deras sejak gol pembuka.

Sebelum peluit babak pertama berbunyi, Chelsea sudah memiliki tiga gol di papan skor. Gol ketiga lahir dengan sedikit keberuntungan — tembakan Cole Palmer membentur tubuh Jordan Lawrence-Gabriel dan berubah menjadi gol bunuh diri yang menyakitkan bagi sang bek Port Vale. Dengan keunggulan 3-0 di jeda, Rosenior tidak perlu banyak berorasi di ruang ganti. Permainan sudah berbicara sendiri.

Babak kedua menjadi pesta sungguhan. Tosin Adarabioyo dan Andrey Santos masing-masing menambah gol melalui sundulan kepala, memperlihatkan bahwa Chelsea tak hanya unggul dalam kualitas individu, tetapi juga dalam organisasi set-piece dan pergerakan tanpa bola. Lalu datanglah momen yang cukup dramatis di menit ke-82: Alejandro Garnacho melepaskan tembakan yang membentur tiang, tetapi bola rebound langsung disambar Estevao dengan dingin untuk menjadi gol keenam. Garnacho sendiri akhirnya mengukir namanya di papan skor dengan cara yang berbeda — lewat eksekusi penalti di penghujung laga yang sekaligus menutup pesta gol Chelsea menjadi 7-0.

Bagi Rosenior, malam itu adalah lebih dari sekadar kemenangan di atas kertas. Ia berbicara soal proses pemulihan yang sedang berjalan, soal bagaimana tim harus duduk bersama, menganalisis secara jujur apa yang salah selama periode kelam di Maret, dan kemudian bangkit lebih kuat. Jeda internasional, menurutnya, memberikan ruang yang dibutuhkan semua pihak untuk menarik napas, merefleksikan diri, dan kembali dengan kepala yang lebih dingin. Kemenangan besar ini, ia yakini, ikut memperbaiki suasana di ruang ganti sejak ia resmi mengambil alih posisi pelatih kepala pada Januari lalu.

Soal Fernandez — sang pemain yang skorsingnya menjadi berita besar sebelum laga — Rosenior justru memilih memuji. Keputusan Fernandez untuk tetap hadir di stadion meski sedang dihukum disebut Rosenior sebagai sesuatu yang luar biasa, sebuah gestur yang mencerminkan profesionalisme dan rasa memiliki terhadap tim. Apakah Fernandez menerima skorsing itu dengan lapang dada atau tidak, Rosenior memilih tidak berpolemik. Yang ia tekankan adalah komitmen sang pemain terhadap Chelsea, setidaknya untuk saat ini.

Namun euforia malam ini tidak boleh membuat Chelsea terlena. Tantangan sesungguhnya sudah menanti di depan: Manchester City, yang saat ini duduk di posisi kedua Liga Premier, akan bertandang ke Stamford Bridge. Chelsea sendiri masih tersangkut di posisi keenam klasemen — cukup dekat dengan zona Liga Champions, tetapi belum aman. Dan Fernandez masih akan absen pada laga krusial itu, sebuah kerugian yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

Meski begitu, Rosenior menegaskan bahwa para pemainnya masih percaya — percaya bahwa mereka bisa mengangkat trofi Piala FA, dan percaya bahwa tiket Liga Champions masih bisa diraih. Keyakinan itu kini punya pijakan yang sedikit lebih kokoh setelah malam di mana Chelsea memporak-porandakan lawan dengan tujuh gol tanpa balas. Satu pertandingan belum mengubah segalanya. Tapi kadang, satu kemenangan besar sudah cukup untuk mengingatkan sebuah tim bahwa mereka masih punya kemampuan — dan bahwa musim belum berakhir.

HOT NEWS

TRENDING

PSG Hancurkan Liverpool dan Raih Keunggulan Besar Menuju Anfield

Havertz dan Raya Jadi Pahlawan: Arsenal Curi Kemenangan Dramatis di Lisbon demi…

Loyalitas Baja di Old Trafford: Harry Maguire Perpanjang Kontrak, Tegaskan Keyakinannya pada…

Aaron Ramsey Resmi Gantung Sepatu, Menutup Karier Penuh Kenangan dan Kebanggaan

Bantai Port Vale 7-0, Chelsea Coba Pulihkan Diri dari Mimpi Buruk yang…

Scroll to Top