Skwnews Skwslot Berita Bola Terkini

#SKWNEWS   skwslot

Barcola Akhiri Kebuntuan: PSG Rebut Lagi Puncak Ligue 1 Lewat Serangan Balik Telat

 

SKWNEWS – Gol tunggal Bradley Barcola sekitar 10 menit jelang bubaran mengantar Paris Saint-Germain meraih kemenangan 1-0 di markas Auxerre, Jumat, sekaligus membawa Les Parisiens kembali ke puncak klasemen Ligue 1 — setidaknya untuk sementara—di tengah tekanan ketat persaingan dengan Lens. Dalam laga yang lama terasa seperti akan berakhir tanpa gol, pemain sayap 23 tahun itu menjadi pembeda pada momen paling krusial, menuntaskan serangan balik cepat yang lahir ketika tuan rumah terlalu banyak mengirim pemain maju saat situasi bola mati.

Sejak sepak mula, PSG menekan dengan intensitas tinggi dan nyaris membuka keunggulan beruntun dalam 10 menit pertama. Barcola dua kali memaksa Donovan Leon melakukan penyelamatan reaktif, sementara usaha Khvicha Kvaratskhelia yang mengarah ke gawang dipatahkan tekel penyelamatan Sinaly Diomande. Dominasi penguasaan bola tim tamu berlanjut, dan mendekati menit ke-30, Leon kembali unjuk refleks menepis sundulan jarak dekat Goncalo Ramos. Kiper Auxerre itu bahkan menambah daftar aksi gemilangnya lewat penyelamatan ganda dengan kaki dalam kemelut yang membuat peluang Kvaratskhelia dan Ibrahim Mbaye sama-sama mentah.

Babak kedua menghadirkan pola yang mirip: PSG menggempur, Auxerre bertahan penuh disiplin dan berharap pada transisi cepat. Barcola melepaskan tembakan yang melenceng tipis, sementara upaya Kvaratskhelia dibelokkan keluar tepat di sisi tiang. Ada pula momen ketika sontekan melambung Barcola hanya menggesek atap jala—cukup untuk membuat pendukung tuan rumah mengembuskan napas lega dan membuat lini serang PSG bertanya-tanya apa lagi yang harus dilakukan untuk menaklukkan Leon. Di sisi lain, percobaan jarak jauh Danny Namaso dan Lassine Sinayoko tidak cukup mengancam gawang Lucas Chevalier, yang lebih banyak menjadi saksi jalannya laga dari kejauhan.

Ketika tensi memuncak, Barcola tetap menjadi mata rantai paling berbahaya. Akselerasinya di sayap memecah struktur bertahan Auxerre dan sempat menghasilkan peluang emas ketika umpan silangnya melewati Leon yang terlanjur meninggalkan kotak penalti. Namun, dari jarak nyaris tak mungkin gagal, sepakan pengganti Desire Doue justru melebar dari mulut gawang, membuat peluang itu terbuang percuma. PSG terus mengepung, tetapi ketenangan akhir belum juga hadir—hingga sebuah korner untuk Auxerre justru berbalik menjadi petaka bagi tuan rumah. Bola sapuan cepat mengalir ke Ousmane Dembele yang cermat membaca ruang dan mengirimkan terobosan tajam. Barcola, yang berlari lepas dari pengawalan, menunjukkan ketenangan yang sebelumnya hilang dari rekan-rekannya: satu sentuhan untuk mengontrol, satu lagi untuk menuntaskan, dan kebuntuan pun pecah.

Walau tiga poin diraih, Luis Enrique tidak menutup mata terhadap kekurangan timnya. “Saya rasa ini sangat jelas, ini momen yang aneh. Kami memberi tekanan pada Lens, yang merupakan kunci,” ujarnya, merujuk pada fakta bahwa kemenangan ini untuk sementara menempatkan PSG di atas Lens, yang masih bisa kembali merebut pucuk dengan menang di kandang Marseille pada Sabtu. “Kami sedikit kurang percaya diri dan akurasi untuk menyelesaikan peluang, itu sulit. Para pemain bukanlah mesin, hari ini kami kurang akurat dalam umpan dan pergerakan bola kami. Kami bisa mengubah itu karena semua orang tahu kualitas individu yang kami miliki di tim.” Pernyataan itu datang beberapa hari setelah kekalahan mengejutkan 2-1 dari Sporting Lisbon di Liga Champions, hasil yang jelas masih membekas dalam ritme dan ketenangan PSG di sepertiga akhir.

Bagi Auxerre, performa bertahan yang gigih—dan rangkaian penyelamatan brilian dari Donovan Leon—sayangnya tidak cukup untuk menyelamatkan satu poin. Mereka tetap terjerat di zona degradasi, terpaut enam poin dari garis aman. Sementara itu, PSG boleh bernafas lega karena kembali memegang kendali perburuan gelar, meski harus menerima kenyataan bahwa margin kesalahan menyempit. Pada malam ketika peluang demi peluang terbuang dan kesabaran diuji, satu momen kilat dari Barcola menjadi pembeda antara frustrasi panjang dan kemenangan yang terasa amat krusial dalam pacuan menuju akhir musim.

HOT NEWS

TRENDING

Panggung Penebusan di Camp Nou: Barcelona Libas Levante 3-0, Tahta La Liga…

Mac Allister Selamatkan Liverpool, Forest Kian Terhimpit di Tepi Zona Degradasi

FIFA Siapkan ‘Hukum Prestianni’: Aturan Anti-Rasisme yang Melarang Pemain Menutupi Mulut Saat…

Brace Patrik Schick Bungkam Piraeus: Leverkusen Curi Kemenangan Bersejarah 2-0 atas Olympiacos

Laga Playoff Liga Champions : Laga Penuh Drama, Atletico Dipaksa Bermain Imbang…

Scroll to Top