Skwnews Skwslot Berita Bola Terkini

#SKWNEWS   skwslot

Diselamatkan Nkunku di Ujung Waktu: Milan Curi Poin di Firenze, Tekanan pada Inter Jelang Laga Penentu vs Napoli

 

SKWNEWS AC Milan harus puas dengan satu poin setelah bermain imbang 1-1 di markas Fiorentina, hasil yang baru dipastikan pada menit ke-90 lewat gol Christopher Nkunku di Stadio Artemio Franchi. Hasil ini menggagalkan peluang Rossoneri untuk menyamai perolehan poin Inter Milan di puncak klasemen Serie A, sekaligus menjaga persaingan gelar tetap terbuka menjelang duel krusial Inter melawan sang juara bertahan, Napoli. Di penghujung malam yang berliku, Milan terhindar dari kekalahan, sementara Fiorentina—yang sempat di ambang kemenangan—kembali harus menerima kenyataan pahit karena keunggulan mereka menguap pada detik-detik terakhir.

Pertandingan di Firenze berlangsung ketat sejak awal, dengan tuan rumah tampil kompak dan disiplin di belakang, mencoba mematahkan ritme sirkulasi bola Milan dan mengincar momentum melalui situasi bola mati dan transisi cepat. Rossoneri menguasai tempo namun kerap menemui jalan buntu di sepertiga akhir lapangan, di mana kepadatan lini belakang Fiorentina memaksa mereka bermain lebih sabar. Kebuntuan pecah di menit ke-66 ketika Pietro Comuzzo melonjak paling tinggi dan menanduk bola untuk membawa Fiorentina unggul. Gol itu memompa energi tribun dan membuat tim asuhan Paolo Vanoli berada di jalur yang tepat untuk membukukan kemenangan ketiga mereka pada musim yang penuh gejolak.

Milan mencoba merespons dengan menaikkan garis tekanan, mengalirkan bola lebih cepat, dan memperbanyak pergerakan di antara lini, namun akurasi di momen akhir belum juga tiba. Fiorentina sempat terlihat mampu mengelola keunggulan lewat kedisiplinan struktur, tekel-tekel penting, dan manajemen waktu yang tepat. Namun, jelang bubaran, determinasi Milan membuahkan hasil. Memasuki menit ke-90, Nkunku menemukan ruang yang ia butuhkan dan menuntaskan serangan dengan dingin untuk menyamakan kedudukan. Bagi Rossoneri, gol telat itu adalah napas penyelamat; bagi La Viola, itu menjadi deja vu yang tidak menyenangkan—kedua laga beruntun mereka berakhir dengan drama di menit terakhir, setelah sebelumnya menang di markas Lazio berkat penalti telat pada hari Rabu.

Secara klasemen, imbang ini menyisakan konsekuensi signifikan. Milan berpotensi tertinggal sampai lima poin di belakang Inter jika sang rival sekota memperpanjang rangkaian kemenangan liga menjadi tujuh saat menjamu Napoli. Di sisi lain, Napoli asuhan Antonio Conte kini hanya berjarak dua poin dari Milan dan dapat merebut posisi kedua bila pulang dengan kemenangan dari San Siro. Dengan begitu, duel Inter–Napoli menjadi panggung yang bukan hanya menentukan puncak klasemen sementara, tapi juga psikologi perburuan Scudetto memasuki fase penting musim.

Bagi Fiorentina, satu poin ini tetap bernilai dalam perjuangan keluar dari zona merah. Mereka kini mengoleksi 14 poin di peringkat ke-18, hanya terpaut dua angka dari Genoa yang berada tepat di luar zona degradasi. Tren performa di bawah Vanoli memberi secercah harapan: hanya satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir menandakan perbaikan arah, permainan yang lebih terstruktur, dan mentalitas yang semakin tangguh. Tidak heran bila suasana di tribun berangsur menghangat—para pendukung yang sempat lama memprotes akhirnya kembali bersuara mendukung, bahkan memberikan tepuk tangan ketika peluit panjang berbunyi malam ini. Mereka seolah menghargai kerja keras dan identitas yang mulai terbentuk, meski hasil akhir belum maksimal. Tantangan berikutnya sudah menunggu: Cagliari akan datang ke Artemio Franchi pada Senin malam, sebuah kesempatan lain untuk mengkonversi performa solid menjadi poin penuh.

Bagi Milan, hasil ini terasa lega sekaligus menyisakan pekerjaan rumah. Mereka menunjukkan watak tidak menyerah dengan gol penyama di pengujung laga, tetapi juga menghadapi kenyataan bahwa kecepatan sirkulasi dan kreativitas di momen kunci harus lebih konsisten jika ingin menempel ketat Inter. Dengan jadwal yang kian padat dan margin kesalahan yang mengecil, setiap detail—dari efisiensi penyelesaian, pergantian pemain yang tepat sasaran, hingga ketenangan dalam mengelola fase akhir pertandingan—akan menjadi pembeda.

Malam di Firenze menutup dengan dua narasi yang saling berkelindan: Fiorentina yang bangkit dari keterpurukan dan mulai mendapat kembali kepercayaan publiknya, serta Milan yang masih menggenggam asa perburuan gelar berkat satu sentuhan telat Nkunku. Dan di kejauhan, sorot lampu San Siro menanti untuk menjawab pertanyaan terbesar akhir pekan ini: apakah Inter akan melesat, atau Napoli yang akan mengacak-acak peta di papan atas.

HOT NEWS

TRENDING

Panggung Penebusan di Camp Nou: Barcelona Libas Levante 3-0, Tahta La Liga…

Mac Allister Selamatkan Liverpool, Forest Kian Terhimpit di Tepi Zona Degradasi

FIFA Siapkan ‘Hukum Prestianni’: Aturan Anti-Rasisme yang Melarang Pemain Menutupi Mulut Saat…

Brace Patrik Schick Bungkam Piraeus: Leverkusen Curi Kemenangan Bersejarah 2-0 atas Olympiacos

Laga Playoff Liga Champions : Laga Penuh Drama, Atletico Dipaksa Bermain Imbang…

Scroll to Top