#SKWNEWS skwslot
Fulham Tundukkan Chelsea 10 Pemain di Craven Cottage: Era Rosenior Dimulai dengan Pahit dari Tribun Penonton
SKWNEWS – Fulham meraih kemenangan 2-1 atas Chelsea dalam derby London yang panas di Craven Cottage, laga yang menandai awal era baru The Blues di bawah pelatih kepala Liam Rosenior—meski sang manajer anyar hanya menyaksikan dari tribun. Rosenior, yang menggantikan Enzo Maresca pekan ini, baru akan duduk di bangku cadangan untuk pertama kalinya pada laga Piala FA putaran ketiga melawan Charlton, Sabtu mendatang. Sebelum kick-off, mantan pelatih Strasbourg itu menegaskan timnya “perlu langsung tampil maksimal untuk sisa musim ini.” Namun kenyataan di lapangan berkata lain.
Di bawah komando sementara Calum McFarlane, Chelsea sejatinya memulai dengan sikap hati-hati, berupaya menguasai bola dan mengatur tempo. Tetapi momen krusial datang di pertengahan babak pertama ketika Marc Cucurella menerima kartu merah langsung setelah menjatuhkan Harry Wilson dalam situasi yang membuka jalan ke gawang. Keputusan tersebut mengubah kompleksitas laga: Chelsea dipaksa bermain dengan 10 orang, sementara Fulham kian percaya diri menekan dari sisi sayap dan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di area sentral.
Fulham menguji ketahanan The Blues dengan kombinasi umpan silang dan pergerakan cepat antarlini, berusaha merusak blok pertahanan yang digalang rapat pasca-kartu merah. Robert Sanchez beberapa kali dipaksa bekerja untuk mengamankan gawangnya, sementara Chelsea mengandalkan serangan balik sporadis untuk menghidupkan harapan. Meski demikian, paruh pertama berakhir tanpa gol, dengan tuan rumah terlihat lebih nyaman dan sabar menunggu celah.
Keunggulan yang mereka cari datang segera setelah jeda. Sekitar 10 menit usai turun minum, Raul Jimenez membuka skor melalui sundulan tajam, menuntaskan umpan silang terukur Sander Berge dari sisi kanan yang melengkung di antara bek dan kiper. Sundulan penyerang Meksiko itu melewati jangkauan Sanchez dan memantapkan dominasi Fulham yang memang tampak lebih berbahaya sejak awal laga, terutama memanfaatkan ketidakseimbangan struktur Chelsea pascaterdepaknya Cucurella.
Chelsea sempat menunjukkan reaksi terpuji. Mengatur ulang organisasi permainan dan memadatkan lini tengah, mereka menyamakan kedudukan lewat Liam Delap. Gol penyeimbang itu menjadi buah dari determinasi dan keberanian menekan balik—sebuah momen yang mengembalikan asa tim tamu meski bermain dengan 10 orang. Namun harapan itu tak bertahan lama. Harry Wilson, yang sejak awal menjadi titik fokus serangan Fulham dengan pergerakan lincah dan tusukan ke half-space, kembali ke papan skor sebagai penentu. Dari tepi kotak penalti, ia melepaskan tembakan presisi yang meluncur rendah melewati hadangan, mengembalikan keunggulan tuan rumah dan membungkam momentum Chelsea.
Di sisa waktu, Fulham bermain cerdas: menjaga ritme, mengatur blok pertahanan, serta memilih momen untuk menekan. Chelsea berupaya menumpuk pemain di area sepertiga akhir, tetapi dengan satu pemain lebih sedikit, kualitas umpan terakhir dan kejelian di kotak penalti tak cukup untuk membongkar kerapatan lini belakang tuan rumah. Upaya-upaya jarak menengah dan bola mati tak juga berbuah, sementara Fulham mematikan tempo ketika diperlukan untuk mengamankan tiga poin.
Bagi Chelsea, kekalahan ini menyisakan sejumlah pekerjaan rumah bagi Rosenior menjelang debut resminya di pinggir lapangan akhir pekan nanti. Disiplin permainan dan manajemen risiko dalam duel satu lawan satu jelas perlu dibenahi, demikian pula efektivitas transisi dari bertahan ke menyerang agar tidak bergantung pada momen-momen individual semata. Kartu merah langsung untuk Cucurella juga berpotensi berujung larangan bermain yang akan mengganggu rotasi lini belakang pada periode padat pertandingan. Di sisi lain, gol Delap menawarkan secercah optimisme: ada daya juang dan kapasitas untuk merespons tekanan, meski konsistensi masih menjadi isu.
Kemenangan ini menjadi dorongan besar bagi Fulham—bukan hanya karena mengalahkan rival sekota, tetapi juga cara mereka mengendalikan pertandingan saat unggul jumlah pemain. Performa solid dari lini sayap hingga kotak penalti lawan, ditambah eksekusi klinis dari Jimenez dan Wilson, menegaskan bahwa mereka mampu tampil efektif ketika momentum berpihak. Dengan tiga poin ini, kepercayaan diri armada Craven Cottage meningkat, sekaligus menegaskan bahwa mereka siap bersaing untuk posisi yang lebih nyaman di klasemen.
Bagi Chelsea, malam di tepi Sungai Thames berubah menjadi peringatan dini bahwa arah baru butuh fondasi kokoh. Rosenior sudah menegaskan standar tinggi yang ia inginkan; kini tantangannya adalah menerjemahkan visi itu menjadi stabilitas performa, disiplin tanpa bola, dan ketajaman di momen-momen penentu. Ujian pertama di Piala FA menunggu, dan respons cepat akan menjadi kunci untuk membalikkan narasi yang sementara ini kurang bersahabat.
-
30 Aug 2026Mourinho Nilai Mbappe Paling Layak Meraih Ballon d’Or Tahun Ini
-
30 Aug 2026Gol Akhir Victor Munoz Selamatkan Liverpool di Debut Andoni Iraola di Anfield
-
29 Aug 2026Bournemouth dan Sunderland Menantang Milan, Undian Eropa Membuka Panggung Baru bagi Dua Pendatang Premier League
-
29 Aug 2026Nicolas Jackson Merapat ke Aston Villa, Lini Depan Unai Emery Bersiap Masuki Era Baru
-
21 Aug 2026Barcelona Resmi Memulangkan João Cancelo dengan Kontrak hingga 2029
-
20 Aug 2026Penalti Lewandowski Menutup Malam Penuh Hujan saat Chicago Fire Tundukkan Orlando City
-
20 Aug 2026Gol Emosional Messi Setelah Masa Duka, Inter Miami Ditahan Philadelphia Union
-
13 Aug 2026PSG Pertahankan Piala Super UEFA Usai Menang 2-1 atas Aston Villa
-
13 Aug 2026Barthez Kembali ke Prancis, Perkuat Staf Zidane Jelang Debut Nations League
-
13 Aug 2026Mosimane Selangkah Lagi Tangani Afrika Selatan, Pengumuman Resmi Dinanti Pekan Depan
HOT NEWS
TRENDING
#SKWNEWS skwslot Gol Akhir Victor Munoz Selamatkan Liverpool di Debut Andoni Iraola di Anfield Skwnews – Andoni Iraola menghindari kekalahan…
#SKWNEWS skwslot Bournemouth dan Sunderland Menantang Milan, Undian Eropa Membuka Panggung Baru bagi Dua Pendatang Premier League SKWNEWS –…
#SKWNEWS skwslot Newcastle Datangkan Lukas Hornicek dari Braga, Kiper Ceko Itu Teken Kontrak Lima Tahun SKWNEWS – Newcastle United…
#SKWNEWS skwslot Arteta Pastikan Arsenal Belum Selesai Bergerak di Bursa Transfer SKWNEWS – Mikel Arteta menegaskan Arsenal masih belum…
#SKWNEWS skwslot Banding Tuntas, Mudryk Akhirnya Bisa Main Lagi dan Chelsea Menatap Babak Baru SKWNEWS – Mykhailo Mudryk akhirnya…
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Pelatih Dortmund, Sahin Lega Karena Beberapa Pemainnya Mulai Pulih Jelang Laga Kontra Freiburg
-
Setelah Kalah Beruntun Empat Kali City Diminta Menemukan Kembali Performa Terbaiknya
-
Brasil Masih Tertatih Dan Hanya Bermain Imbang 1-1 Saat Menjamu Uruguay
-
Argentina Menang Tipis 1-0 Atas Peru, Cukup Untuk Membawa 3 Poin dan Nyaman Di Puncak Klasemen Conmebol
-
Cukur Leicester 3-0, Manchester United Masih Butuh Banyak Kemenangan
-
Dua Gol Marselino Tumbangkan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno
-
Norwegia Bantai Kazakhstan 5-0, Haaland Cetak Hat-trick Untuk Norwegia Amankan Promosi Nations League
-
Barcelona Menunda Kembali Ke Camp Nou Hingga Pertengahan Februari Tahun Depan
-
Manajer Manchester City Pep Guardiola Menandatangani Perpanjangan Kontrak
-
Inggris Menyingkirkan Irlandia 5-0 dan Memuncaki Grup Nations League
-
Bundesliga: Gol Schick Membawa Leverkusen Meraih Kemenangan 2-1 di Union
-
Madrid Kalah Beruntun Di Santiago Bernabeu, Para Penggemar Kecewa
-
Bermain Imbang 1-1 Kontra Chelsea: Rekor Tanpa Kemenangan The Gunners Berlanjut di Stamford Bridge
-
La Liga: Barcelona Takluk Dari Las Palmas 1-2 di Kandang
-
Dua Gol Lewandowski Bantu Blaugrana Raih Kemenangan Meyakinkan 5-2 Kontra Red Star Belgrade
-
Brace Olmo Membawa Barcelona Semakin Menjauh di Puncak Klasemen
-
Serie A : Lookman Cetak Dua Gol Saat Atalanta Menghancurkan Napoli 3-0
-
Manchester United Menkonfirmasi Penunjukan Ruben Amorim Sebagai Manajer Baru MU
-
Tugas Berat Garuda Setelah Kalah Dari Jepang 4-0, Kini Harus Menang Kontra Arab Saudi