#SKWNEWS skwslot
Janji di Lengan Kiri: Cara Marc Cucurella Mengabadikan Kemenangan Spanyol dan Sosok Luis de la Fuente
SKWNEWS – Ada perayaan yang selesai ketika peluit akhir berbunyi, dan ada pula yang justru baru benar-benar dimulai setelah trofi terangkat. Bagi Marc Cucurella, kemenangan Spanyol di Piala Dunia tidak hanya berhenti pada hasil akhir di lapangan. Momen itu berlanjut ke sesuatu yang jauh lebih pribadi, lebih permanen, dan langsung mengundang perhatian banyak orang: sebuah tato baru di lengan kirinya yang menampilkan pelatih kepala Spanyol, Luis de la Fuente.
Pada hari Selasa, bek kiri Spanyol itu memposting foto tato tersebut, sekaligus menandai bahwa sebuah janji yang pernah ia buat kini benar-benar ditepati. Sebelum negaranya meraih kemenangan di Piala Dunia, Cucurella telah berjanji akan membuat tato itu. Setelah Spanyol menuntaskan perjalanan mereka dengan mengalahkan Argentina 1-0 di final dan merebut gelar kedua, janji tersebut tidak dibiarkan menguap sebagai bagian dari euforia sesaat. Ia menunaikannya, lalu memperlihatkannya kepada publik dengan kalimat yang singkat tetapi tegas: “Janji ditepati.”
Kalimat itu sederhana, namun justru di situlah daya tariknya. Di tengah banyaknya bentuk selebrasi setelah sebuah keberhasilan besar, tindakan Cucurella terasa menonjol karena memadukan spontanitas, simbol, dan komitmen dalam satu gestur yang mudah dikenali siapa saja. Ia tidak hanya merayakan kemenangan timnya, tetapi juga memilih untuk mengabadikan figur pelatih kepala yang menjadi bagian dari cerita itu. Di tubuhnya sendiri, ia menyimpan satu pengingat visual tentang sebuah pencapaian yang jelas akan terus dibicarakan.
Tato yang dipilih Cucurella juga bukan gambar yang samar atau abstrak. Luis de la Fuente digambarkan mengenakan setelan jas dan memegang trofi Piala Dunia. Gambaran itu seolah merangkum dua sisi dari kemenangan besar tersebut sekaligus: kewibawaan seorang pelatih dan puncak hasil yang berhasil diraih timnya. Tidak ada penjelasan panjang yang menyertainya, tetapi detail itu sudah cukup untuk membuat maknanya terasa terang. Ini bukan sekadar tato tentang kemenangan, melainkan juga tentang sosok yang menjadi bagian dari kemenangan itu.
Pilihan untuk menempatkan De la Fuente dalam gambar seperti itu memberi tato tersebut bobot yang lebih dari sekadar candaan ruang ganti atau janji selebrasi biasa. Di satu sisi, ada unsur ringan dan jenaka yang membuatnya mudah disukai publik. Di sisi lain, ada penghormatan yang sangat jelas kepada pelatih kepala. Bagi siapa pun yang melihatnya, pesan itu hampir tak mungkin keliru dibaca: kemenangan Spanyol di Piala Dunia telah menghasilkan kenangan yang begitu kuat sampai-sampai Cucurella memilih untuk membawanya secara permanen di lengan kirinya.
Respons yang muncul pun menunjukkan bahwa tindakan itu tidak lewat begitu saja. Rekan setimnya di tim nasional Spanyol, Mikel Merino, menyebutnya “Bersejarah” dalam unggahan Instagram. Satu kata itu terasa pas untuk merangkum suasana di sekeliling momen tersebut. Bukan hanya karena Spanyol baru saja menjuarai Piala Dunia, tetapi juga karena cara kemenangan itu kemudian diterjemahkan ke dalam cerita-cerita personal para pemainnya. Tato Cucurella seolah menjadi salah satu potongan paling mencolok dari cerita itu.
Reaksi dari luar sepak bola juga ikut menambah gaungnya. Bintang tenis Carlos Alcaraz menyebutnya “luar biasa”. Komentar itu memperlihatkan bahwa unggahan Cucurella tidak hanya menarik perhatian di lingkaran sepak bola, tetapi juga menjangkau figur olahraga lain. Di era ketika sebuah perayaan bisa cepat menjadi bahan pembicaraan luas, tato ini punya semua unsur yang membuat orang berhenti sejenak, melihat lebih dekat, lalu bereaksi: ada kemenangan besar, ada janji yang ditepati, ada sosok pelatih, dan ada keberanian untuk mengabadikannya secara permanen.
Yang membuat kisah ini terasa semakin hidup adalah konteks yang mengelilinginya. Cucurella bukan satu-satunya pemain dalam skuad Spanyol yang membuat janji. Dalam perjalanan menuju momen juara itu, beberapa pemain lain juga menyiapkan bentuk selebrasi unik mereka sendiri. Pedri dan Dani Olmo, misalnya, berjanji akan mewarnai rambut mereka. Sementara itu, Lamine Yamal bersumpah akan menumbuhkan jenggot setelah kemenangan Spanyol.
Rangkaian janji seperti ini menghadirkan warna tersendiri dalam kisah sebuah tim juara. Janji-janji itu mungkin berangkat dari suasana yang santai, penuh keyakinan, atau bahkan semangat kebersamaan yang tumbuh selama turnamen. Namun ketika kemenangan benar-benar datang, janji tersebut berubah menjadi penghubung antara ruang ganti, lapangan, dan publik. Orang tidak hanya mengingat skor atau trofi, tetapi juga hal-hal kecil yang membuat satu tim terasa dekat, manusiawi, dan penuh karakter.
Di antara semua janji itu, milik Cucurella jelas menempati tempat tersendiri karena sifatnya yang paling permanen. Rambut yang diwarnai akan kembali berubah. Jenggot dapat dipangkas kapan saja. Tato berbeda. Ia menetap. Karena itu, keputusan Cucurella menghadirkan kesan yang lebih kuat, seolah mengatakan bahwa momen ini terlalu besar untuk dirayakan dengan sesuatu yang sementara. Kemenangan itu, dan figur De la Fuente di dalamnya, layak diabadikan lebih lama.
Dari sini, cerita tentang tato tersebut menjadi lebih dari sekadar kabar ringan setelah turnamen. Ia berkembang menjadi cermin tentang bagaimana sebuah tim menyimpan kenangan kemenangannya masing-masing. Ada yang memilih perubahan penampilan, ada yang memilih sumpah yang unik, dan ada pula yang memilih tinta di kulit. Semuanya lahir dari konteks yang sama: Spanyol menjadi juara dunia setelah menundukkan Argentina 1-0 di final dan merebut gelar kedua mereka.
Justru karena faktanya sederhana, kisah ini terasa mudah melekat. Seorang pemain membuat janji sebelum negaranya juara. Timnya benar-benar juara. Ia lalu memenuhi janjinya. Dalam unggahan yang singkat, ia menulis, “Janji ditepati.” Tidak ada kebutuhan untuk penjelasan yang berlebihan. Publik sudah dapat menangkap inti ceritanya, dan dari situlah perhatian berkembang. Terkadang, momen olahraga yang paling mudah diingat memang bukan hanya yang terjadi di pertandingan, melainkan yang muncul sesudahnya dalam bentuk yang tak terduga.
Bagi publik, tato ini menawarkan sesuatu yang langsung bisa dilihat dan dibicarakan. Bagi rekan setim, ia mungkin menjadi simbol dari suasana kolektif yang mengiringi perjalanan Spanyol menuju gelar. Dan bagi Cucurella sendiri, tato itu tampaknya menjadi cara paling jelas untuk menutup lingkaran sebuah janji. Ia mengucapkannya sebelum kemenangan datang, lalu membuktikannya setelah kemenangan itu menjadi kenyataan.
Akhirnya, yang membuat cerita ini menarik bukan hanya karena Luis de la Fuente kini hadir dalam bentuk gambar di lengan kiri seorang pemainnya. Yang membuatnya menonjol adalah cara satu janji kecil tumbuh menjadi bagian dari narasi kemenangan yang lebih besar. Dari final yang dimenangi Spanyol atas Argentina, ke trofi yang terangkat, ke unggahan di hari Selasa, semuanya mengalir menuju satu gambar yang kini menetap di kulit Cucurella. Dalam dunia olahraga yang penuh selebrasi singkat dan sorotan yang cepat berganti, tato itu memberi kesan sebaliknya: bahwa ada momen-momen tertentu yang memang ingin disimpan lebih lama, lebih dekat, dan lebih abadi.
-
21 Aug 2026Barcelona Resmi Memulangkan João Cancelo dengan Kontrak hingga 2029
-
20 Aug 2026Penalti Lewandowski Menutup Malam Penuh Hujan saat Chicago Fire Tundukkan Orlando City
-
20 Aug 2026Gol Emosional Messi Setelah Masa Duka, Inter Miami Ditahan Philadelphia Union
-
13 Aug 2026PSG Pertahankan Piala Super UEFA Usai Menang 2-1 atas Aston Villa
-
13 Aug 2026Barthez Kembali ke Prancis, Perkuat Staf Zidane Jelang Debut Nations League
-
13 Aug 2026Mosimane Selangkah Lagi Tangani Afrika Selatan, Pengumuman Resmi Dinanti Pekan Depan
-
07 Aug 2026Dukungan di Rabat Tak Redam Sorotan Tata Kelola FIFA Jelang Pemilihan 2027
-
07 Aug 2026Barcelona Rekrut Kerolin dari Manchester City dalam Kesepakatan yang Dilaporkan Pecahkan Rekor WSL
-
04 Aug 2026Wenger Tegaskan Pembatalan Rencana Penjualan Saham Piala Dunia oleh Infantino Sangat Diperlukan
-
04 Aug 2026Fulham Datangkan Gonzalo Garcia dari Real Madrid dan Satukan Kembali dengan Alvaro Arbeloa
HOT NEWS
TRENDING
#SKWNEWS skwslot Newcastle Datangkan Lukas Hornicek dari Braga, Kiper Ceko Itu Teken Kontrak Lima Tahun SKWNEWS – Newcastle United…
#SKWNEWS skwslot Arteta Pastikan Arsenal Belum Selesai Bergerak di Bursa Transfer SKWNEWS – Mikel Arteta menegaskan Arsenal masih belum…
#SKWNEWS skwslot Banding Tuntas, Mudryk Akhirnya Bisa Main Lagi dan Chelsea Menatap Babak Baru SKWNEWS – Mykhailo Mudryk akhirnya…
#SKWNEWS skwslot Eddie Howe Tinggalkan Newcastle setelah Lima Tahun, di Tengah Musim Mengecewakan dan Kepergian Pemain Kunci SKWNEWS –…
#SKWNEWS skwslot Xabi Alonso Yakin Morgan Rogers Bisa Jadi Kunci Kebangkitan Chelsea SKWNEWS – Manajer baru Chelsea, Xabi Alonso,…
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Pelatih Dortmund, Sahin Lega Karena Beberapa Pemainnya Mulai Pulih Jelang Laga Kontra Freiburg
-
Setelah Kalah Beruntun Empat Kali City Diminta Menemukan Kembali Performa Terbaiknya
-
Brasil Masih Tertatih Dan Hanya Bermain Imbang 1-1 Saat Menjamu Uruguay
-
Argentina Menang Tipis 1-0 Atas Peru, Cukup Untuk Membawa 3 Poin dan Nyaman Di Puncak Klasemen Conmebol
-
Cukur Leicester 3-0, Manchester United Masih Butuh Banyak Kemenangan
-
Dua Gol Marselino Tumbangkan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno
-
Norwegia Bantai Kazakhstan 5-0, Haaland Cetak Hat-trick Untuk Norwegia Amankan Promosi Nations League
-
Barcelona Menunda Kembali Ke Camp Nou Hingga Pertengahan Februari Tahun Depan
-
Manajer Manchester City Pep Guardiola Menandatangani Perpanjangan Kontrak
-
Inggris Menyingkirkan Irlandia 5-0 dan Memuncaki Grup Nations League
-
Bundesliga: Gol Schick Membawa Leverkusen Meraih Kemenangan 2-1 di Union
-
Madrid Kalah Beruntun Di Santiago Bernabeu, Para Penggemar Kecewa
-
Bermain Imbang 1-1 Kontra Chelsea: Rekor Tanpa Kemenangan The Gunners Berlanjut di Stamford Bridge
-
La Liga: Barcelona Takluk Dari Las Palmas 1-2 di Kandang
-
Dua Gol Lewandowski Bantu Blaugrana Raih Kemenangan Meyakinkan 5-2 Kontra Red Star Belgrade
-
Brace Olmo Membawa Barcelona Semakin Menjauh di Puncak Klasemen
-
Serie A : Lookman Cetak Dua Gol Saat Atalanta Menghancurkan Napoli 3-0
-
Manchester United Menkonfirmasi Penunjukan Ruben Amorim Sebagai Manajer Baru MU
-
Tugas Berat Garuda Setelah Kalah Dari Jepang 4-0, Kini Harus Menang Kontra Arab Saudi