Hakimi Bersinar, PSG Kembali Menang dan Rebut Posisi Puncak dengan Gol Ganda Sang Bek Sayap
SKWNEWS – Paris Saint-Germain kembali ke jalur kemenangan di Ligue 1 setelah memetik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Brest pada Sabtu malam, hasil yang sekaligus mengembalikan mereka ke puncak klasemen. Setelah melalui dua laga tanpa kemenangan di kompetisi domestik, juara bertahan Prancis dan Eropa itu menunjukkan sisi pragmatis dan efektivitas yang dibutuhkan untuk menjawab tekanan, dengan Achraf Hakimi tampil sebagai motor serangan dan eksekutor lewat dua golnya.
Laga di Stade Francis-Le-Blé sejatinya berjalan dalam ritme yang relatif seimbang pada fase awal, namun kualitas individu dan ketajaman pemanfaatan momen membuat PSG mampu memecah kebuntuan. Umpan cungkil Vitinha yang akurat di belakang lini belakang Brest menjadi pemicu gol pertama; bek sayap internasional Maroko itu menerima assist tersebut, mengontrol dengan tenang, lalu melepaskan tembakan rendah yang menaklukkan kiper lawan pada menit ke-29. Gol itu menandai betapa berbahayanya pergerakan Hakimi ketika diberi ruang di area setengah lapangan lawan—kemampuan attacking dari posisi bek sayap yang kini menjadi fitur utama permainan PSG.
Sepuluh menit berselang, kolaborasi apik antara Hakimi dan Khvicha Kvaratskhelia kembali menggandakan keunggulan. Keduanya saling bertukar umpan cepat yang membuka celah pada pertahanan Brest, dan Hakimi lagi-lagi menjadi penyelesai akhir dengan tembakan yang masuk ke gawang, membawa skor menjadi 2-0 sebelum jeda. Gol kedua ini menegaskan peran ganda Hakimi: tidak hanya sebagai penopang lini belakang, tetapi juga sebagai ancaman nyata di fase serangan, yang mampu memanfaatkan kombinasi cepat dan penetrasi dari sayap.
Kembalinya Ousmane Dembele ke lapangan pada pertengahan babak kedua menjadi salah satu momen positif bagi PSG; pemain peraih Ballon d’Or itu masuk menggantikan Hakimi untuk menandai penampilan pertamanya di Ligue 1 sejak pulih dari cedera akhir September. Kehadiran Dembele memberi pilihan taktis tambahan bagi tim, terutama dalam memecah pertahanan yang rapat, meski kesempatan demi kesempatan harus dimaksimalkan agar keunggulan tetap aman.
Brest sempat mendapat kesempatan untuk memangkas ketertinggalan melalui penalti pada menit ke-59 setelah sebuah pelanggaran di kotak, namun eksekusi Romain Del Castillo gagal menemui sasaran—kesempatan emas itu terbuang dan menjadi titik balik yang krusial. Gagal memanfaatkan momen tersebut membuat tekanan pada tim tuan rumah kian bertambah, sementara PSG mampu kembali mengontrol permainan dan menutup ruang-ruang berbahaya.
Di penghujung laga, PSG memastikan kemenangan dengan gol ketiga yang tercipta pada masa tambahan. Pemain pengganti yang masuk membawa kontribusi krusial, menggandakan rasa aman bagi tim dan memberikan skor akhir 3-0—sebuah kemenangan yang mencerminkan keseimbangan antara efektivitas menyerang dan disiplin bertahan sepanjang 90 menit.
Hasil ini membawa PSG kembali ke posisi teratas klasemen Ligue 1, meski kesempatan untuk kembali digeser masih terbuka bagi Marseille yang akan bermain melawan Lens pada pertandingan terakhir. Bagi PSG, kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga momentum psikologis: setelah jeda yang kurang mulus, tim menunjukkan kapasitas untuk bangkit, mengandalkan pemain-pemain kunci yang bisa menjadi pembeda di laga-laga besar, serta depth skuad yang memungkinkan pergantian tanpa mengurangi kualitas permainan.
Secara keseluruhan, performa Hakimi menjadi sorotan utama—dua golnya tidak hanya penting dalam konteks skor, tetapi juga menunjukkan fleksibilitas taktik tim yang mampu meraih keuntungan dari pemain dengan peran menyerang di posisi bek. Vitinha layak mendapat apresiasi atas assist cerdiknya yang membuka gol pertama, sementara kembalinya Dembele memberi sinyal positif terkait pemulihan tim dari masalah cedera. Brest, di sisi lain, akan menyesali peluang terbuang, terutama penalti yang gagal, namun mereka tetap menghadirkan perlawanan yang membuat PSG harus bekerja keras di beberapa fase pertandingan.
Dengan rentetan laga penting yang menanti, PSG kini memiliki modal berharga untuk melanjutkan persaingan di domestik maupun Eropa: ketajaman pada momen-momen krusial, kedalaman skuat yang teruji, dan pemain-pemain yang bisa menghadirkan perbedaan ketika dibutuhkan.
-
26 Apr 2026Gol Melengkung Eze dan Napas Lega Arteta: Arsenal Merebut Kembali Takhta Liga Primer
-
26 Apr 2026Drama di Allianz Arena: Kett Cetak Gol, Lalu Diusir — Barcelona dan Bayern Berebut Tempat di Final Liga Champions Wanita
-
25 Apr 2026Gol Menit Terakhir Bellerin Hancurkan Mimpi Madrid, Barcelona Nyaris Pastikan Gelar Juara La Liga
-
24 Apr 2026Momok Sesaat di Nou Camp: Yamal Cedera Hamstring, tapi Masih Akan Bersinar di Piala Dunia
-
22 Apr 2026Mbappe dan Vinicius Nyalakan Kembali Asa Madrid, Bernabeu Bergemuruh dalam Kemenangan Dramatis atas Alaves
-
21 Apr 2026Delapan Tahun Berakhir dengan Tragis: Wolverhampton Wanderers Resmi Terdegradasi dari Liga Primer Inggris
-
21 Apr 2026Cafu Yakin Brasil Akhiri Puasa 24 Tahun: "Inilah Momen yang Tepat untuk Menjuarai Piala Dunia"
-
20 Apr 2026Satu Sentuhan Rabiot Cukup: Milan Kokohkan Posisi, Verona Selangkah Menuju Jurang Degradasi
-
20 Apr 2026Gol Haaland Melukai Arsenal dan Membakar Kembali Ambisi Manchester City di Puncak Liga Primer
-
15 Apr 2026Sang Penjelajah Tua Kembali Bertugas: Carlos Queiroz dan Misi Mustahil Membawa Ghana Bersinar di Piala Dunia 2026
HOT NEWS
TRENDING
#SKWNEWS skwslot Gol Melengkung Eze dan Napas Lega Arteta: Arsenal Merebut Kembali Takhta Liga Primer SKWNEWS – Malam itu,…
#SKWNEWS skwslot Drama di Allianz Arena: Kett Cetak Gol, Lalu Diusir — Barcelona dan Bayern Berebut Tempat di Final Liga…
#SKWNEWS skwslot Gol Menit Terakhir Bellerin Hancurkan Mimpi Madrid, Barcelona Nyaris Pastikan Gelar Juara La Liga SKWNEWS – Malam…
#SKWNEWS skwslot Mbappe dan Vinicius Nyalakan Kembali Asa Madrid, Bernabeu Bergemuruh dalam Kemenangan Dramatis atas Alaves SKWNEWS – Kylian…
#SKWNEWS skwslot Delapan Tahun Berakhir dengan Tragis: Wolverhampton Wanderers Resmi Terdegradasi dari Liga Primer Inggris SKWNEWS – Wolverhampton Wanderers…
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Pelatih Dortmund, Sahin Lega Karena Beberapa Pemainnya Mulai Pulih Jelang Laga Kontra Freiburg
-
Setelah Kalah Beruntun Empat Kali City Diminta Menemukan Kembali Performa Terbaiknya
-
Brasil Masih Tertatih Dan Hanya Bermain Imbang 1-1 Saat Menjamu Uruguay
-
Argentina Menang Tipis 1-0 Atas Peru, Cukup Untuk Membawa 3 Poin dan Nyaman Di Puncak Klasemen Conmebol
-
Cukur Leicester 3-0, Manchester United Masih Butuh Banyak Kemenangan
-
Norwegia Bantai Kazakhstan 5-0, Haaland Cetak Hat-trick Untuk Norwegia Amankan Promosi Nations League
-
Dua Gol Marselino Tumbangkan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno
-
Barcelona Menunda Kembali Ke Camp Nou Hingga Pertengahan Februari Tahun Depan
-
Inggris Menyingkirkan Irlandia 5-0 dan Memuncaki Grup Nations League
-
Manajer Manchester City Pep Guardiola Menandatangani Perpanjangan Kontrak
-
Bundesliga: Gol Schick Membawa Leverkusen Meraih Kemenangan 2-1 di Union
-
Madrid Kalah Beruntun Di Santiago Bernabeu, Para Penggemar Kecewa
-
Bermain Imbang 1-1 Kontra Chelsea: Rekor Tanpa Kemenangan The Gunners Berlanjut di Stamford Bridge
-
La Liga: Barcelona Takluk Dari Las Palmas 1-2 di Kandang
-
Dua Gol Lewandowski Bantu Blaugrana Raih Kemenangan Meyakinkan 5-2 Kontra Red Star Belgrade
-
Brace Olmo Membawa Barcelona Semakin Menjauh di Puncak Klasemen
-
Serie A : Lookman Cetak Dua Gol Saat Atalanta Menghancurkan Napoli 3-0
-
Manchester United Menkonfirmasi Penunjukan Ruben Amorim Sebagai Manajer Baru MU
-
Tugas Berat Garuda Setelah Kalah Dari Jepang 4-0, Kini Harus Menang Kontra Arab Saudi