Skwnews Skwslot Berita Bola Terkini

#SKWNEWS   skwslot

Duka di Labuan Bajo: Pelatih Valencia Fernando Martin Meninggal dalam Kecelakaan Perahu, Tiga Anaknya Turut Menjadi Korban

 

SKWNEWS Fernando Martin, pelatih Valencia CF Femenino B, meninggal dunia bersama tiga anaknya setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik di perairan Indonesia. Kabar duka ini diumumkan Valencia CF pada Sabtu (28/12/2025), seraya menyampaikan bahwa informasi tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak berwenang setempat. Tragedi ini menyisakan luka mendalam bagi keluarga besar klub serta komunitas sepak bola Spanyol, mengingat Martin dikenal sebagai sosok pekerja keras yang baru saja dipercaya menangani tim wanita B musim ini.

Dalam pernyataannya, Valencia CF menuliskan rasa belasungkawa dan dukungan penuh untuk keluarga serta rekan-rekan almarhum. “Kami sangat sedih atas meninggalnya Fernando Martín, pelatih Valencia CF Femenino B, dan tiga anaknya dalam kecelakaan perahu tragis di Indonesia, sebagaimana dikonfirmasi oleh pihak berwenang setempat. Pada saat yang sangat sulit ini, Klub ingin menyampaikan belasungkawa terdalam dan dukungan penuh kepada keluarga, teman, dan kolega beliau di Valencia CF, Valencia CF Femenino, dan Akademi VCF.” Ucapan duka serupa juga datang dari Real Madrid CF yang menegaskan simpati mereka atas kepergian Martin, 44 tahun, mantan pemain di kompetisi sepak bola Spanyol divisi dua yang tahun ini diangkat sebagai pelatih tim wanita B Valencia.

Kecelakaan terjadi pada Jumat saat cuaca ekstrem melanda perairan Selat Pulau Padar, tak jauh dari Labuan Bajo—kawasan destinasi wisata yang dikenal luas di gerbang Taman Nasional Komodo. Menurut keterangan pihak berwenang Indonesia dan Spanyol pada Sabtu, Martin dan tiga anaknya sempat dinyatakan hilang setelah kapal yang membawa total 11 orang tenggelam. Operasi pencarian dan penyelamatan dilanjutkan pada Minggu pagi, sebagaimana disampaikan Fathur Rahman, koordinator misi untuk badan pencarian dan penyelamatan Indonesia di wilayah tersebut. Di tengah upaya penyisiran yang menghadapi tantangan cuaca dan arus, klub kemudian mengumumkan kabar duka dengan mengutip konfirmasi dari otoritas lokal.

Di balik kabar pahit tersebut, laporan otoritas terkait juga menyebut adanya korban selamat. Istri Martin dan satu putrinya berhasil diselamatkan dalam keadaan aman, bersama empat anggota kru dan seorang pemandu wisata. Mereka mendapatkan pertolongan segera setelah evakuasi, sementara tim SAR melanjutkan operasi untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan, pendataan, dan penanganan lanjutan atas insiden ini. Rangkaian tindakan penyelamatan menjadi krusial mengingat kondisi perairan yang berubah cepat ketika cuaca ekstrem datang, menyulitkan navigasi dan mempersempit ruang gerak tim di lapangan.

Kepergian Martin meninggalkan duka yang dalam bagi Valencia CF. Di klub, ia bukan sekadar pelatih, tetapi figur pembina yang dekat dengan pemain dan staf, berperan penting dalam pengembangan talenta muda di lingkungan Valencia CF Femenino dan Akademi VCF. Penunjukannya pada tahun ini menandai babak baru kariernya setelah menamatkan perjalanan sebagai pemain di kompetisi profesional, dengan reputasi sebagai pekerja keras yang teliti pada detail dan menempatkan kesejahteraan pemain sebagai prioritas. Reaksi cepat klub dalam menyampaikan dukungan emosional dan moral kepada keluarga menggambarkan kuatnya ikatan internal serta nilai kemanusiaan yang dijunjung di dalam institusi.

Tragedi di Selat Pulau Padar juga menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan keselamatan maritim, terutama pada periode cuaca yang tidak bersahabat. Labuan Bajo yang populer di kalangan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, menawarkan lanskap laut yang menawan sekaligus menuntut manajemen risiko yang tinggi. Dalam kondisi badai dan arus kencang, keputusan navigasi, kesiapan peralatan keselamatan, serta koordinasi dengan otoritas setempat menjadi faktor yang menentukan peluang bertahan dan efektivitas evakuasi. Meski detail lengkap kecelakaan masih ditangani oleh pihak berwenang, fakta bahwa cuaca ekstrem disebut sebagai pemicu awal menegaskan kompleksitas tantangan di lapangan.

Seiring duka yang menyelimuti, dukungan dan doa dari dunia sepak bola terus mengalir. Valencia CF, bersama rekan-rekan sesama klub di Spanyol, menunjukkan solidaritas untuk keluarga yang ditinggalkan, termasuk komitmen mendampingi secara emosional dan administratif pada masa-masa sulit ini. Sementara itu, tim pencarian dan penyelamatan di Indonesia melanjutkan rangkaian prosedur yang diperlukan untuk memastikan penanganan kejadian secara menyeluruh, termasuk proses investigasi yang kelak diharapkan memberikan kejelasan atas kronologi peristiwa.

Berita ini menutup tahun dengan kabar paling kelam bagi keluarga Martin dan komunitas Valencia. Di tengah kepedihan, warisan kerja keras dan dedikasi yang ia tanam di ruang ganti dan lapangan akan tetap hidup dalam ingatan para pemain dan staf yang pernah merasakan dampaknya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, dan semoga proses penanganan serta penyelidikan berjalan lancar demi kepastian dan keselamatan bersama di masa mendatang.

HOT NEWS

TRENDING

Panggung Penebusan di Camp Nou: Barcelona Libas Levante 3-0, Tahta La Liga…

Mac Allister Selamatkan Liverpool, Forest Kian Terhimpit di Tepi Zona Degradasi

FIFA Siapkan ‘Hukum Prestianni’: Aturan Anti-Rasisme yang Melarang Pemain Menutupi Mulut Saat…

Brace Patrik Schick Bungkam Piraeus: Leverkusen Curi Kemenangan Bersejarah 2-0 atas Olympiacos

Laga Playoff Liga Champions : Laga Penuh Drama, Atletico Dipaksa Bermain Imbang…

Scroll to Top