Skwnews Skwslot Berita Bola Terkini

#SKWNEWS   skwslot

Argentina ke Final Piala Dunia Usai Comeback Dramatis atas Inggris 2-1

 

SKWNEWS Lionel Messi kembali menjadi sosok penentu saat membawa Argentina bangkit dan mengalahkan Inggris 2-1 pada semifinal Piala Dunia, Rabu. Kemenangan ini menjaga peluang juara bertahan itu untuk meraih gelar dunia secara beruntun.

Inggris sempat berada di ambang final Piala Dunia pertama mereka dalam hampir 60 tahun. Namun, tekanan tanpa henti dari pasukan Lionel Scaloni membuat mereka gagal mempertahankan keunggulan.

Hasil tersebut memastikan partai puncak yang menarik antara juara Eropa, Spanyol, dan juara Amerika Selatan, Argentina, di New Jersey pada Minggu nanti.

Scaloni memuji semangat juang anak asuhnya setelah laga. Ia mengatakan timnya terus menunjukkan karakter luar biasa dan tidak pernah berhenti memberikan kejutan.

Inggris membuka keunggulan pada menit ke-55 lewat Anthony Gordon, yang memanfaatkan umpan silang Morgan Rogers setelah berhasil masuk ke kotak penalti lebih dulu daripada Nahuel Molina.

Tertinggal satu gol, Argentina terus menggempur pertahanan lawan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-85 ketika Enzo Fernandez melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti setelah menerima umpan dari Messi.

Argentina tidak mengendurkan serangan setelah menyamakan kedudukan. Pada masa tambahan waktu, Messi kembali menunjukkan pengaruh besarnya dengan mengirim umpan silang akurat yang disundul Lautaro Martinez menjadi gol kemenangan pada menit ke-92.

Kekalahan ini menjadi pukulan menyakitkan bagi Inggris, yang dalam beberapa turnamen besar terakhir kerap melangkah jauh tetapi belum mampu mengakhiri penantian gelar.

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, tetap membela pendekatan timnya. Menurut dia, para pemain sudah memberikan segalanya dan tampil sangat baik, meski hasil akhir tidak berpihak kepada mereka.

Kapten Inggris Harry Kane juga mengungkapkan kekecewaan mendalam. Ia menyebut hasil itu sangat menyedihkan, bukan hanya bagi para pemain, tetapi juga untuk staf dan para pendukung.

Pertandingan berlangsung dalam atmosfer panas di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, yang dipenuhi dominasi suporter Argentina berbalut warna biru-putih. Sejumlah tokoh ternama turut hadir di tribune, termasuk David dan Victoria Beckham serta vokalis Rolling Stones, Mick Jagger.

Di babak kedua, Scaloni melakukan tiga pergantian pemain untuk mengubah jalannya pertandingan. Argentina kemudian semakin menekan. Alexis Mac Allister sempat mengancam lewat sundulan yang membentur tiang dan peluang lain yang memaksa kiper Inggris bekerja keras.

Sebagai juara dunia tiga kali, Argentina menunjukkan mental juara saat situasi semakin menekan. Messi sekali lagi menjadi pusat permainan dan tampil menentukan di momen-momen krusial.

Pada usia 39 tahun, Messi terus menunjukkan magisnya di Piala Dunia yang disebut-sebut sebagai turnamen terakhirnya. Ia kini telah mencetak delapan gol dan empat assist, sekaligus memimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara.

Laga ini juga dibayangi ketegangan di luar sepak bola, menyusul sengketa lama antara Argentina dan Inggris terkait Kepulauan Falkland atau Malvinas. Menjelang pertandingan, pernyataan dari Wakil Presiden Argentina Victoria Villarruel sempat menambah panas suasana.

Setelah pertandingan berakhir, para pemain Argentina membentangkan spanduk bertuliskan “Las Malvinas son Argentinas” di atas lapangan.

Di final, Argentina akan menghadapi Spanyol, yang sebelumnya tampil impresif saat menyingkirkan Prancis 2-0 di Arlington, Texas. Duel itu juga akan menjadi momen emosional bagi Messi, yang akan menghadapi negara tempat ia menghabiskan sebagian besar karier gemilangnya bersama Barcelona.

 

HOT NEWS

TRENDING

Menanti Langkah Tottenham: Thomas Frank Buka Suara Soal Masa Depan Son Heung-min

Kejutan Bursa Transfer: Andy Robertson Resmi Gabung Tottenham Hotspur

Khaldoon Ungkap Guardiola Sempat Ingin Mundur Berkali-kali Sebelum Akhirnya Tinggalkan Manchester City

Liverpool Resmi Tunjuk Andoni Iraola, Harapan Baru Setelah Musim yang Mengecewakan

Lima Tahun yang Mengubah Segalanya: Marco Silva Tinggalkan Fulham, Benfica Menanti sang…

Scroll to Top