Awal Musim, Real Madrid Asuh Xabi Alonso Tampil Solid dan Menatap Rekor
SKWNEWS – Real Madrid yang diasuh Xabi Alonso memulai musim LaLiga EA Sports dengan cara yang mengundang banyak perhatian: dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan. Di Santiago Bernabéu, laga resmi pertama Alonso berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 atas Osasuna, sementara pekan kedua membawa Los Blancos ke Carlos Tartiere untuk menundukkan Real Oviedo 3-0 dalam pertandingan yang menandai kembalinya Madrid ke stadion itu setelah 24 tahun. Hasil itu bukan sekadar soal angka; dua clean sheet di dua laga awal menunjukkan terbentuknya identitas permainan baru, terutama dari sisi pertahanan, yang menjadi fondasi proyek Alonso musim ini.
Perubahan paling kentara terlihat pada intensitas pressing dan pola bertahan yang lebih kolektif. Madrid kini menekan lebih tinggi dan berusaha merebut bola kembali sedekat mungkin dengan kotak penalti lawan, sehingga dapat memutus transisi lawan sebelum berkembang menjadi peluang berbahaya. Pendekatan ini membuat lawan kesulitan membangun serangan yang berbahaya dan memberi lini tengah Madrid lebih banyak kontrol untuk mengatur ritme permainan. Kiper Thibaut Courtois, yang hampir tak pernah diuji secara konsisten sepanjang dua pertandingan itu, tetap menjadi pilar ketenangan; penyelamatan krusialnya di Oviedo menghindarkan kemungkinan kebobolan yang bisa saja mengubah momentum. Courtois sendiri menegaskan suasana kepercayaan di ruang ganti, menyatakan bahwa tim “bertahan dengan sangat serius,” sebuah pernyataan yang mencerminkan bagaimana fokus defensif menjadi dasar kolektivitas tim.
Selain aspek taktik, adaptasi individu terhadap tuntutan baru juga menjadi faktor penentu. Vinícius Jr., yang dicadangkan pada laga lawan Oviedo, menunjukan sikap profesional dan merespons dengan kontribusi begitu mendapat kesempatan bermain. Pemain lain, baik di lini depan maupun belakang, mulai menjalankan peran ganda—membantu fase penyerangan namun tetap disiplin dalam fase transisi bertahan. Bahkan pemain-pemain bintang seperti Kylian Mbappé disebut-sebut semakin terlibat dalam upaya bertahan, memperlihatkan bahwa instruksi pelatih menuntut kontribusi dari semua lini, bukan hanya barisan belakang. Pendekatan kolektif ini diperjelas oleh pernyataan Xabi Alonso yang menekankan pentingnya peran setiap individu: “Saya ingin semua orang merasa penting. Kami menghadapi musim yang berat di depan, dan kami membutuhkan setiap pemain yang siap untuk tampil.” Kalimat itu menggambarkan filosofi manajerial Alonso yang memprioritaskan kedalaman skuad dan komitmen tim.
Sejarah juga memberi konteks terhadap momen ini. Terakhir kali Madrid mampu membuka musim tanpa kebobolan adalah pada 2015/16 di bawah Rafa Benítez, ketika Los Blancos mencatat empat clean sheet beruntun sebelum catatan itu dihentikan oleh gol Sabin Merino di San Mamés. Ambisi Alonso kini bukan hanya melanjutkan start tanpa kebobolan, tetapi mencoba melampaui catatan empat clean sheet tersebut, dan pekan ketiga menghadirkan ujian awal ketika Mallorca akan bertandang ke Santiago Bernabéu. Laga itu dipandang sebagai tolok ukur untuk mengetahui apakah perubahan taktik dan mentalitas pertahanan Madrid bisa bertahan ketika diuji oleh rival yang datang dengan persiapan khusus.
Meskipun optimisme terlihat jelas, ada pula tantangan yang mengintai. Dua laga awal tentu bukan ukuran sempurna untuk menilai ketahanan tim sepanjang musim yang panjang dan padat. Jadwal yang menuntut, risiko cedera, serta kebutuhan akan rotasi yang cermat akan menjadi ujian bagi kedalaman skuad dan kemampuan staf pelatih dalam manajemen beban. Lawan-lawan juga tidak tinggal diam; mereka akan menganalisis transisi, mencari celah pada bek sayap yang naik tinggi, atau mencoba memanfaatkan ruang antara lini jika tekanan tinggi Madrid gagal tereksekusi sempurna. Oleh karena itu, keseimbangan antara keberanian menyerang dan kewaspadaan defensif harus terus diasah, dan kesiapan pengganti menjadi krusial ketika intensitas kompetisi meningkat.
Dampak jangka panjang dari awal ini bisa sangat positif bila terus dipertahankan. Soliditas di belakang memberi kebebasan bagi para kreator dan penyerang untuk tampil lebih ekspresif tanpa terbebani rasa khawatir berlebihan terhadap kebobolan. Kepercayaan diri yang tumbuh dari performa defensif akan memperkuat budaya kemenangan, dan bila manajemen rotasi dilakukan dengan bijak, Madrid berpotensi mempertahankan konsistensi sekaligus bersaing di berbagai front kompetisi. Di sisi lain, keberhasilan Xabi Alonso dalam menanamkan rasa tanggung jawab kolektif dan menjaga atmosfer ruang ganti juga menjadi modal penting; skuad yang merasa semua anggotanya penting cenderung lebih solid ketika diuji.
Singkatnya, Real Madrid di bawah Xabi Alonso menunjukkan tanda-tanda awal transformasi yang menjanjikan. Dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan bukan sekadar statistik awal, melainkan bukti adanya pendekatan taktis dan mental yang baru. Dengan enam poin dari dua laga awal dan sistem pertahanan yang mulai membedakan mereka, Los Blancos menikmati salah satu start terbaik dalam beberapa musim terakhir. Namun pekerjaan besar masih menanti — menjaga konsistensi, mengelola beban pemain, dan terus mengembangkan keseimbangan antara pressing agresif dan kehati-hatian defensif adalah kunci agar awal yang menjanjikan ini bisa berujung pada musim yang sukses dan mungkin melahirkan rekor-rekor baru yang mengukir sejarah klub.
-
26 Apr 2026Gol Melengkung Eze dan Napas Lega Arteta: Arsenal Merebut Kembali Takhta Liga Primer
-
26 Apr 2026Drama di Allianz Arena: Kett Cetak Gol, Lalu Diusir — Barcelona dan Bayern Berebut Tempat di Final Liga Champions Wanita
-
25 Apr 2026Gol Menit Terakhir Bellerin Hancurkan Mimpi Madrid, Barcelona Nyaris Pastikan Gelar Juara La Liga
-
24 Apr 2026Momok Sesaat di Nou Camp: Yamal Cedera Hamstring, tapi Masih Akan Bersinar di Piala Dunia
-
22 Apr 2026Mbappe dan Vinicius Nyalakan Kembali Asa Madrid, Bernabeu Bergemuruh dalam Kemenangan Dramatis atas Alaves
-
21 Apr 2026Delapan Tahun Berakhir dengan Tragis: Wolverhampton Wanderers Resmi Terdegradasi dari Liga Primer Inggris
-
21 Apr 2026Cafu Yakin Brasil Akhiri Puasa 24 Tahun: "Inilah Momen yang Tepat untuk Menjuarai Piala Dunia"
-
20 Apr 2026Satu Sentuhan Rabiot Cukup: Milan Kokohkan Posisi, Verona Selangkah Menuju Jurang Degradasi
-
20 Apr 2026Gol Haaland Melukai Arsenal dan Membakar Kembali Ambisi Manchester City di Puncak Liga Primer
-
15 Apr 2026Sang Penjelajah Tua Kembali Bertugas: Carlos Queiroz dan Misi Mustahil Membawa Ghana Bersinar di Piala Dunia 2026
HOT NEWS
TRENDING
#SKWNEWS skwslot Gol Melengkung Eze dan Napas Lega Arteta: Arsenal Merebut Kembali Takhta Liga Primer SKWNEWS – Malam itu,…
#SKWNEWS skwslot Drama di Allianz Arena: Kett Cetak Gol, Lalu Diusir — Barcelona dan Bayern Berebut Tempat di Final Liga…
#SKWNEWS skwslot Gol Menit Terakhir Bellerin Hancurkan Mimpi Madrid, Barcelona Nyaris Pastikan Gelar Juara La Liga SKWNEWS – Malam…
#SKWNEWS skwslot Mbappe dan Vinicius Nyalakan Kembali Asa Madrid, Bernabeu Bergemuruh dalam Kemenangan Dramatis atas Alaves SKWNEWS – Kylian…
#SKWNEWS skwslot Delapan Tahun Berakhir dengan Tragis: Wolverhampton Wanderers Resmi Terdegradasi dari Liga Primer Inggris SKWNEWS – Wolverhampton Wanderers…
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Pelatih Dortmund, Sahin Lega Karena Beberapa Pemainnya Mulai Pulih Jelang Laga Kontra Freiburg
-
Setelah Kalah Beruntun Empat Kali City Diminta Menemukan Kembali Performa Terbaiknya
-
Brasil Masih Tertatih Dan Hanya Bermain Imbang 1-1 Saat Menjamu Uruguay
-
Argentina Menang Tipis 1-0 Atas Peru, Cukup Untuk Membawa 3 Poin dan Nyaman Di Puncak Klasemen Conmebol
-
Cukur Leicester 3-0, Manchester United Masih Butuh Banyak Kemenangan
-
Norwegia Bantai Kazakhstan 5-0, Haaland Cetak Hat-trick Untuk Norwegia Amankan Promosi Nations League
-
Dua Gol Marselino Tumbangkan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno
-
Barcelona Menunda Kembali Ke Camp Nou Hingga Pertengahan Februari Tahun Depan
-
Inggris Menyingkirkan Irlandia 5-0 dan Memuncaki Grup Nations League
-
Manajer Manchester City Pep Guardiola Menandatangani Perpanjangan Kontrak
-
Bundesliga: Gol Schick Membawa Leverkusen Meraih Kemenangan 2-1 di Union
-
Madrid Kalah Beruntun Di Santiago Bernabeu, Para Penggemar Kecewa
-
Bermain Imbang 1-1 Kontra Chelsea: Rekor Tanpa Kemenangan The Gunners Berlanjut di Stamford Bridge
-
La Liga: Barcelona Takluk Dari Las Palmas 1-2 di Kandang
-
Dua Gol Lewandowski Bantu Blaugrana Raih Kemenangan Meyakinkan 5-2 Kontra Red Star Belgrade
-
Brace Olmo Membawa Barcelona Semakin Menjauh di Puncak Klasemen
-
Serie A : Lookman Cetak Dua Gol Saat Atalanta Menghancurkan Napoli 3-0
-
Manchester United Menkonfirmasi Penunjukan Ruben Amorim Sebagai Manajer Baru MU
-
Tugas Berat Garuda Setelah Kalah Dari Jepang 4-0, Kini Harus Menang Kontra Arab Saudi