Skwnews Skwslot Berita Bola Terkini

#SKWNEWS   skwslot

Keputusan Irlandia Tetap Bertanding, Asosiasi Sepak Bola Israel Serukan Pemisahan Politik

 

Skwnews – Asosiasi Sepak Bola Israel menyatakan bahwa sepak bola dan politik harus dipisahkan setelah para pemain Irlandia memutuskan pada hari Sabtu untuk tetap menjalani pertandingan Nations League melawan Israel pada hari Minggu di Hungaria. Keputusan tersebut muncul setelah beberapa hari terakhir diwarnai penundaan agenda tim Irlandia menjelang pertandingan, menyusul pengumuman seorang anggota skuad mengenai niatnya untuk mundur karena merasa tidak nyaman menghadapi Israel.

Situasi itu berlangsung di tengah sikap Irlandia yang termasuk salah satu negara Eropa paling vokal mengkritik perang Israel di Gaza. Berbagai aksi protes juga telah digelar dengan desakan agar tim nasional Irlandia tidak melakoni pertandingan melawan Israel. Namun, para pemain akhirnya memilih untuk tetap bertanding. Asosiasi Sepak Bola Israel menanggapi keputusan tersebut dengan menyebutnya sebagai langkah yang menunjukkan bahwa pertandingan dapat berlangsung meskipun terdapat perbedaan pandangan politik dan keberatan yang telah muncul.

“Hal yang menggembirakan bagi kami hari ini adalah sepak bola telah menang,” demikian pernyataan Asosiasi Sepak Bola Israel pada awal konferensi pers mereka. Pernyataan itu disampaikan setelah keputusan para pemain Irlandia untuk tetap mengikuti laga, dan menjadi pembuka bagi posisi asosiasi tersebut mengenai hubungan antara olahraga dan politik.

Asosiasi Sepak Bola Israel kemudian menegaskan bahwa pemisahan keduanya perlu dipertahankan. “Pemisahan antara sepak bola dan politik harus tetap dijaga; pendekatan lain hanya akan memicu kekacauan dan menyeret kita ke situasi berbahaya yang dapat berujung pada konsekuensi fatal bagi olahraga yang kita cintai ini,” kata pihak Israel. Pernyataan tersebut merupakan pandangan asosiasi itu mengenai dampak yang menurut mereka dapat timbul apabila sepak bola tidak dipisahkan dari persoalan politik.

Dalam pernyataan yang sama, pihak Israel memuji Asosiasi Sepak Bola Irlandia (FAI) dan para pemain tim nasional Irlandia karena tetap melanjutkan pertandingan. Mereka menyebut keputusan tersebut sebagai langkah yang tepat, sekalipun proses untuk mencapainya, menurut pihak Israel, berlangsung lebih lama daripada yang seharusnya. “Asosiasi Sepak Bola Irlandia (FAI) dan para pemain tim nasional telah mengambil langkah yang tepat dengan menyadari hal ini, meskipun prosesnya memakan waktu lebih lama dari yang seharusnya. Namun, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,” demikian pernyataan mereka.

Perkembangan tersebut terjadi setelah para pemain Irlandia sempat menunda konferensi pers dan sesi latihan pra-pertandingan. Penundaan itu menyusul pengumuman salah satu anggota skuad yang menyatakan niat untuk mundur karena merasa tidak nyaman bermain melawan Israel. Teks sumber tidak menyebutkan nama anggota skuad tersebut. Penundaan agenda tim berlangsung sebelum para pemain mengambil keputusan pada hari Sabtu untuk tetap bermain dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu.

Di sisi lain, posisi FAI sebelumnya juga mencakup langkah yang berseberangan dengan pujian pihak Israel atas keputusan melanjutkan laga. Pada bulan November lalu, FAI memutuskan untuk meminta UEFA menangguhkan keikutsertaan Israel dalam kompetisi Eropa. Setelah itu, pada bulan Juli, FAI menyetujui mosi untuk tetap melanjutkan pertandingan tersebut. Rangkaian keputusan ini menunjukkan perubahan sikap organisasi itu mengenai kelanjutan pertandingan, tetapi materi yang tersedia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai alasan di balik keputusan pada bulan Juli.

CEO FAI, David Courell, menyampaikan bahwa para pemain Irlandia tidak akan mengikuti kewajiban media lebih lanjut. Ia juga menyatakan bahwa para pemain tidak akan berjabat tangan dengan pemain Israel sebelum pertandingan. Pernyataan Courell mengenai kewajiban media dan jabat tangan itu berbeda dari gambaran yang disampaikan pihak Israel dalam pernyataan mereka. Dengan demikian, terdapat perbedaan keterangan antara kedua pihak tentang interaksi yang akan berlangsung menjelang laga.

Pihak Israel menyatakan bahwa upacara pertandingan akan berjalan dengan bendera dikibarkan dan lagu kebangsaan diperdengarkan. Mereka juga mengatakan bahwa para pemain dan pelatih dari kedua tim akan memiliki kesempatan untuk berjabat tangan dan saling menghormati. “Bendera akan dikibarkan, lagu kebangsaan akan diperdengarkan, serta para pemain dan pelatih dari kedua tim akan memiliki kesempatan untuk berjabat tangan dan saling menghormati,” demikian bunyi pernyataan pihak Israel. Pernyataan ini bertolak belakang dengan keterangan David Courell bahwa pemain Irlandia tidak akan berjabat tangan dengan pemain Israel sebelum pertandingan.

Pertandingan yang menjadi sorotan itu akan digelar di Hungaria. Israel memainkan pertandingan kandangnya di Debrecen, sementara Irlandia memindahkan laga kandang melawan Israel yang dijadwalkan pada 4 Oktober ke Serbia. Pertandingan pada 4 Oktober tersebut akan digelar tanpa kehadiran penonton. Keterangan mengenai lokasi dan kondisi laga itu membedakan pertandingan di Debrecen dari laga kandang Irlandia yang dipindahkan ke Serbia, sementara keputusan para pemain untuk tetap bertanding merujuk pada pertandingan Nations League hari Minggu.

Dengan demikian, keputusan Irlandia untuk turun bertanding tidak menghapus perbedaan posisi yang telah disampaikan kedua asosiasi dan pihak-pihak terkait. Asosiasi Sepak Bola Israel menggambarkan keputusan itu sebagai kemenangan bagi sepak bola dan menyerukan pemisahan olahraga dari politik. Sementara itu, David Courell telah menyampaikan bahwa para pemain Irlandia tidak akan menjalani kewajiban media lebih lanjut dan tidak akan berjabat tangan sebelum laga, suatu hal yang tidak sesuai dengan rencana interaksi yang dijelaskan pihak Israel. FAI sebelumnya meminta UEFA menangguhkan keikutsertaan Israel pada November, lalu menyetujui mosi untuk melanjutkan pertandingan pada Juli. Setelah penundaan konferensi pers dan sesi latihan, para pemain Irlandia pada hari Sabtu memutuskan tetap menghadapi Israel pada hari Minggu di Hungaria.

HOT NEWS

TRENDING

Madueke Jadi Pahlawan! Gol Menit Akhir Selamatkan Arsenal dari Kebuntuan Lawan Nottingham…

Haaland Mengamuk dengan Dua Gol, Manchester City Lanjutkan Tren Sempurna Usai Taklukkan…

Isak Jadi Pahlawan Liverpool, tetapi Masih Soroti Kekurangan Tim Usai Taklukkan Brentford…

Haaland dan Maresca Kompak Serukan Persatuan

Solanke Selamatkan Spurs di Old Trafford, Man United Gagal Menang Meski Unggul…

Scroll to Top