Skwnews Skwslot Berita Bola Terkini

#SKWNEWS   skwslot

Meksiko Selidiki Dugaan Monopoli di Sepak Bola Domestik

 

Skwnews Komisi Antimonopoli Nasional (CNA) Meksiko pada hari Senin mengumumkan dimulainya penyelidikan terhadap potensi praktik monopoli dalam sepak bola domestik. Langkah tersebut diambil setelah muncul keluhan dari para penggemar mengenai perilaku yang dinilai anti-persaingan di kompetisi profesional Meksiko.

Penyelidikan CNA terutama akan menyoroti tidak adanya sistem promosi dan degradasi dalam struktur sepak bola nasional. Isu tersebut telah menjadi sumber protes dari tim-tim serta pemain divisi dua selama berminggu-minggu. Mereka menuntut agar hak untuk promosi ke kasta tertinggi dikembalikan, seperti yang berlaku pada masa lalu.

Ketiadaan jalur promosi dan degradasi dipandang sebagai persoalan penting bagi klub-klub di divisi bawah. Dalam sistem sebelumnya, tim yang meraih hasil terbaik di kasta kedua memiliki kesempatan naik ke divisi pertama, sementara klub dengan performa terburuk di liga utama dapat turun tingkat. Namun, mekanisme itu dihentikan dan hingga kini belum diberlakukan kembali.

Sejumlah klub kasta bawah bahkan telah membawa persoalan tersebut ke ranah hukum olahraga. Tahun lalu, klub-klub tersebut mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Langkah itu mencerminkan keberatan yang telah berlangsung terhadap kebijakan penghentian promosi dan degradasi, sekaligus memperlihatkan tuntutan agar akses menuju kasta tertinggi kembali dibuka bagi tim-tim yang berhak memperolehnya melalui persaingan.

Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) menangguhkan promosi pada 2019. Ketika kebijakan itu diterapkan, terdapat kesepakatan bahwa sistem promosi akan dipulihkan pada 2026. Namun, meskipun tahun yang dijanjikan untuk pemulihan tersebut telah tiba, belum ada rencana nyata untuk memberlakukan kembali sistem itu.

Keputusan menghentikan promosi dan degradasi sebelumnya dibuat oleh pemilik 18 tim divisi pertama. Mereka sepakat untuk meniadakan mekanisme tersebut selama enam musim dengan alasan membantu menstabilkan klub-klub di divisi dua. Dalam kerangka keputusan itu, penghentian promosi dan degradasi diposisikan sebagai upaya untuk memberi kestabilan bagi kompetisi kasta kedua.

Meski demikian, tim dan pemain divisi dua terus mempertanyakan konsekuensi dari kebijakan tersebut. Protes yang berlangsung selama berminggu-minggu berpusat pada tuntutan hak promosi ke divisi pertama. Bagi mereka, tidak adanya mekanisme untuk naik kasta telah menghapus peluang yang sebelumnya tersedia bagi klub yang mencapai prestasi di kompetisi divisi dua.

FMF menyatakan bahwa tim-tim kasta bawah sebenarnya memenuhi syarat untuk promosi. Namun, federasi menerapkan kriteria operasional yang ketat bagi klub yang hendak naik ke divisi pertama. Salah satu ketentuan yang menjadi perhatian adalah ambang kapasitas stadion. Kriteria tersebut bahkan tidak dipenuhi oleh sejumlah klub yang saat ini bermain di kasta tertinggi.

CNA menyatakan penyelidikan dimulai setelah otoritasnya menelaah perkembangan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Dalam pernyataannya, CNA mengatakan, “Setelah menganalisis peristiwa selama beberapa bulan terakhir, Otoritas Penyelidik menetapkan adanya bukti yang cukup untuk secara resmi memulai penyelidikan ex-officio (atas inisiatif sendiri) terhadap kemungkinan praktik monopoli di pasar sepak bola profesional Meksiko.”

Penyelidikan ex-officio itu berarti CNA memulai proses atas inisiatif sendiri setelah menilai terdapat dasar yang cukup untuk menelaah kemungkinan pelanggaran persaingan usaha di pasar sepak bola profesional Meksiko. Fokus proses ini tetap berkaitan dengan potensi praktik monopoli, terutama dalam konteks tidak berjalannya promosi dan degradasi di sepak bola domestik.

CNA menegaskan bahwa dimulainya penyelidikan tidak berarti kesalahan telah ditetapkan. Proses tersebut masih merupakan tahap penyelidikan untuk menilai ada atau tidaknya praktik yang melanggar aturan persaingan usaha. Dengan penegasan itu, CNA menyatakan bahwa pengumuman penyelidikan bukan merupakan penetapan bahwa pihak mana pun telah melakukan pelanggaran.

Apabila pelanggaran persaingan usaha terbukti, FMF dapat menghadapi denda hingga 10 persen dari pendapatan tahunannya. Potensi sanksi tersebut muncul di tengah belum adanya rencana nyata untuk memulihkan sistem promosi yang ditangguhkan sejak 2019, meskipun sebelumnya terdapat kesepakatan bahwa mekanisme itu akan diberlakukan kembali pada 2026.

Penyelidikan CNA kini menempatkan kebijakan promosi dan degradasi dalam sorotan resmi. Sementara tim serta pemain divisi dua terus menuntut pengembalian hak promosi, otoritas persaingan Meksiko akan menelaah kemungkinan praktik monopoli dalam pasar sepak bola profesional negara itu. CNA pada saat yang sama menekankan bahwa hasil penyelidikan masih belum ditentukan dan tidak berarti kesalahan telah ditetapkan.

HOT NEWS

TRENDING

Villa Menang 3-2, Tottenham Kian Terbenam Meski Bangkit Terlambat

Brighton Hentikan Start Sempurna Arsenal dengan Kemenangan Telak 3-0 di Amex

Brighton Menggila, Coventry Tak Berdaya dan Terbenam di Dasar Klasemen

Barcelona Bertahan dari Kebangkitan Levante, Dua Gol Yamal dan Aksi Adeyemi Mengunci…

Hull Tahan Chelsea, Liverpool Gagal Menundukkan Fulham dalam Drama Liga Premier

Scroll to Top