#SKWNEWS skwslot
Drama Parc des Princes: Penalti Meleset, PSG–Newcastle 1-1, Keduanya Terlempar ke Jalur Play-off
SKWNEWS – Paris Saint-Germain dan Newcastle United menutup fase liga Liga Champions dengan hasil yang sama-sama pahit: imbang 1-1 di Parc des Princes yang memaksa keduanya turun ke babak play-off. Malam yang dimulai dengan peluang emas untuk PSG berakhir tanpa pemenang, dan dalam format liga baru yang hanya memberi tiket langsung ke 16 besar bagi delapan tim teratas, hasil ini menyegel nasib dua klub ambisius tersebut untuk kembali bertarung dalam duel dua leg pada Februari.
Pertandingan langsung menyala sejak menit-menit awal. Hanya semenit berjalan, Lewis Miley dinilai melakukan handball setelah bola memantul tak menguntungkan ke lengannya. Setelah tinjauan VAR, wasit Slavko Vincic menunjuk titik putih dan memberi PSG kesempatan emas untuk memimpin. Akan tetapi, eksekusi Ousmane Dembele pada menit keempat berhasil ditebak dan dipatahkan Nick Pope. Penyelamatan brilian itu menjadi pernyataan awal Newcastle bahwa mereka tidak datang ke Paris untuk menjadi bulan-bulanan.
PSG tak butuh waktu lama untuk merespons kegagalan tersebut. Pada menit ketujuh, Vitinha menerima sodoran terarah dari Khvicha Kvaratskhelia di tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan rendah melengkung ke sudut gawang, membuat Pope tak berkutik. Itu menjadi gol kelimanya di Liga Champions musim ini, mempertegas produktivitas sang gelandang Portugal yang sempat mencuri sorotan lewat hat-trick ke gawang Tottenham Hotspur pada November. Bagi Luis Enrique, start meyakinkan ini juga ditopang kembalinya Achraf Hakimi untuk pertama kalinya sejak awal November, setelah sempat menepi dan membela Maroko di Piala Afrika.
Namun, kabar baik untuk tuan rumah dibayangi insiden yang meresahkan. Kvaratskhelia, yang sempat menjadi katalis di lini depan, harus keluar lebih cepat setelah mengalami masalah pada pergelangan kaki kanan dalam duel dengan Anthony Elanga. Pergantian paksa ini mengubah ritme serangan PSG yang sebelumnya lebih cair di half-space kiri, dan memberi celah bagi Newcastle untuk merapikan blok pertahanan serta menunggu momen balasan.
The Magpies, yang pada pertemuan dua musim terakhir di level Eropa pernah menggulung PSG 4-1 di St James’ Park dan menahan imbang 1-1 di Paris lewat penalti telat Kylian Mbappe, tidak banyak mengancam di setengah jam pertama. Eddie Howe memang terlihat berhitung cermat dengan memulai laga tanpa Bruno Guimaraes, Anthony Gordon, dan top skor Harvey Barnes yang disimpan di bangku cadangan, barangkali dengan pandangan ke duel Premier League melawan Liverpool di depan mata. Meski begitu, disiplin Newcastle membuahkan dividen tepat sebelum jeda. Dari bola mati yang diangkat ke kotak penalti, antisipasi kapten PSG Marquinhos tidak sempurna, Dan Burn menyundul umpan tarik ke area berbahaya, dan Joe Willock menyambar untuk mencetak gol pertamanya musim ini pada masa tambahan waktu babak pertama. Skor 1-1 yang lahir dari skema sederhana namun efektif ini mengubah lanskap laga.
Babak kedua bergulir dengan tensi yang terukur, karena kedua tim memahami konteks tabel: kemenangan akan mengantar mereka masuk delapan besar, hasil imbang kemungkinan besar menjatuhkan ke play-off. PSG, yang belum menang dalam tiga laga Eropa terakhir dan hanya sekali menang dalam lima pertandingan terakhirnya, berusaha menguasai bola dan menekan lewat sirkulasi sabar, namun kurang tajam di sepertiga akhir. Di sisi lain, Newcastle menjadi lebih berbahaya setelah Gordon dan Barnes dimasukkan. Transisi mereka lebih menggigit, serangan balik lebih vertikal, dan PSG beberapa kali dipaksa turun menutup ruang di belakang bek sayap.
Kesempatan terbaik tim tamu justru hadir di menit ke-88. Umpan silang Gordon yang sempat berbelok jatuh ke jalur Barnes dalam posisi menjanjikan, namun sepakan sang winger melebar dari jarak dekat. Momen itu berpotensi mengubah seluruh peta fase liga, tetapi kegagalan eksekusi membuat Newcastle harus puas dengan satu poin dan menerima fakta bahwa Februari akan diisi agenda berat play-off.
Secara keseluruhan, laga ini juga menjadi panggung bagi pilihan-pilihan taktis kedua pelatih. Luis Enrique kembali mempercayakan gawang pada Matfei Safonov, kiper Rusia yang sudah beberapa kali tampil kala PSG berjumpa wakil Premier League sejak musim lalu, termasuk di dua duel fase grup melawan Newcastle pada akhir 2023. Struktur PSG rapi, namun ritme mereka terganggu oleh hilangnya Kvaratskhelia dan minimnya penetrasi yang biasanya hadir ketika kombinasi sisi sayap berjalan harmonis. Di kubu lain, Howe memulai dengan pendekatan konservatif, lalu meningkatkan agresivitas saat oksigen segar dari bangku cadangan hadir, mendekatkan mereka pada kemenangan yang urung tiba.
Hasil akhir menempatkan PSG di peringkat ke-11 dengan 14 poin, dan Newcastle persis di belakangnya, peringkat ke-12, dengan jumlah poin dan selisih gol identik namun kalah produktivitas. Keduanya kembali merasakan jalan memutar seperti musim lalu bagi PSG: play-off fase gugur dua leg yang menyita energi dan fokus di tengah padatnya kalender domestik. Undian pada hari Jumat akan mempertemukan mereka dengan salah satu dari Monaco atau Qarabag, tantangan yang menuntut efisiensi dan keteguhan mental sejak leg pertama.
Di luar angka dan klasemen, pertandingan ini memperlihatkan dua tim yang sedang mencari kembali puncak bentuk terbaiknya. PSG punya kualitas untuk melesat, tetapi perlu mengembalikan ketajaman dan kontinuitas yang mengantar mereka menjadi juara Eropa musim lalu. Newcastle, dengan fondasi reaktif yang solid dan amunisi serangan yang kian lengkap, tinggal menautkan ketenangan akhir di momen-momen krusial. Parc des Princes menyajikan drama, tetapi bukan kejelasan; jawaban atas ambisi keduanya kini menanti di babak play-off, tempat detail kecil sering kali menentukan arah musim.
-
22 Feb 2026LAFC Pecundangi Juara Piala MLS Inter Miami 3-0 di Coliseum Pada Laga Pembuka
-
21 Feb 2026FIFA Siapkan ‘Hukum Prestianni’: Aturan Anti-Rasisme yang Melarang Pemain Menutupi Mulut Saat Berdebat di Lapangan
-
21 Feb 2026PSG Akhiri Sengketa dan Siap Bayar Hingga €61 Juta kepada Kylian Mbappé, Menutup Bab Hukum yang Berkepanjangan
-
19 Feb 2026Brace Patrik Schick Bungkam Piraeus: Leverkusen Curi Kemenangan Bersejarah 2-0 atas Olympiacos
-
19 Feb 2026Laga Playoff Liga Champions : Laga Penuh Drama, Atletico Dipaksa Bermain Imbang 3-3 Kontra Brugge
-
18 Feb 2026Galatasaray Balikkan Keadaan dan Benamkan Juventus 5-2 Usai Kartu Merah Cabal
-
13 Feb 2026Akhir Drama Liga Super: Real Madrid dan UEFA Sepakati Perdamaian, Babak Baru Sepak Bola Eropa Dimulai
-
13 Feb 2026Era Thomas Frank Berakhir: Delapan Bulan Tanpa Arah, Spurs Mencari Jalan Keluar dari Ancaman Degradasi
-
11 Feb 2026Menanti Sentuhan Emas Ronaldo, Al-Nassr Bidik Perempat Final Liga Champions Asia Dua
-
09 Feb 2026PSG Lumat Marseille 5-0 di Parc des Princes: Dembele Menggila, Puncak Ligue 1 Direbut Kembali
HOT NEWS
TRENDING
#SKWNEWS skwslot Panggung Penebusan di Camp Nou: Barcelona Libas Levante 3-0, Tahta La Liga Direbut Kembali SKWNEWS – Barcelona…
#SKWNEWS skwslot Mac Allister Selamatkan Liverpool, Forest Kian Terhimpit di Tepi Zona Degradasi SKWNEWS – Liverpool memetik kemenangan yang…
#SKWNEWS skwslot FIFA Siapkan ‘Hukum Prestianni’: Aturan Anti-Rasisme yang Melarang Pemain Menutupi Mulut Saat Berdebat di Lapangan SKWNEWS –…
#SKWNEWS skwslot Brace Patrik Schick Bungkam Piraeus: Leverkusen Curi Kemenangan Bersejarah 2-0 atas Olympiacos SKWNEWS – Patrik Schick muncul sebagai…
#SKWNEWS skwslot Laga Playoff Liga Champions : Laga Penuh Drama, Atletico Dipaksa Bermain Imbang 3-3 Kontra Brugge SKWNEWS –…
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Pelatih Dortmund, Sahin Lega Karena Beberapa Pemainnya Mulai Pulih Jelang Laga Kontra Freiburg
-
Setelah Kalah Beruntun Empat Kali City Diminta Menemukan Kembali Performa Terbaiknya
-
Brasil Masih Tertatih Dan Hanya Bermain Imbang 1-1 Saat Menjamu Uruguay
-
Argentina Menang Tipis 1-0 Atas Peru, Cukup Untuk Membawa 3 Poin dan Nyaman Di Puncak Klasemen Conmebol
-
Dua Gol Marselino Tumbangkan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno
-
Norwegia Bantai Kazakhstan 5-0, Haaland Cetak Hat-trick Untuk Norwegia Amankan Promosi Nations League
-
Cukur Leicester 3-0, Manchester United Masih Butuh Banyak Kemenangan
-
Barcelona Menunda Kembali Ke Camp Nou Hingga Pertengahan Februari Tahun Depan
-
Inggris Menyingkirkan Irlandia 5-0 dan Memuncaki Grup Nations League
-
Manajer Manchester City Pep Guardiola Menandatangani Perpanjangan Kontrak
-
Bundesliga: Gol Schick Membawa Leverkusen Meraih Kemenangan 2-1 di Union
-
Madrid Kalah Beruntun Di Santiago Bernabeu, Para Penggemar Kecewa
-
Bermain Imbang 1-1 Kontra Chelsea: Rekor Tanpa Kemenangan The Gunners Berlanjut di Stamford Bridge
-
La Liga: Barcelona Takluk Dari Las Palmas 1-2 di Kandang
-
Dua Gol Lewandowski Bantu Blaugrana Raih Kemenangan Meyakinkan 5-2 Kontra Red Star Belgrade
-
Brace Olmo Membawa Barcelona Semakin Menjauh di Puncak Klasemen
-
Serie A : Lookman Cetak Dua Gol Saat Atalanta Menghancurkan Napoli 3-0
-
Manchester United Menkonfirmasi Penunjukan Ruben Amorim Sebagai Manajer Baru MU
-
Tugas Berat Garuda Setelah Kalah Dari Jepang 4-0, Kini Harus Menang Kontra Arab Saudi