#SKWNEWS skwslot
Afrika Selatan Menolak Tumbang, Penalti Mokoena Menjaga Asa di Piala Dunia
SKWNEWS – Afrika Selatan menjaga peluang mereka untuk tetap hidup di Piala Dunia setelah menahan imbang Republik Ceko 1-1 dalam laga Grup A di Atlanta, Kamis. Hasil ini memang belum sepenuhnya memuaskan bagi kedua tim, tetapi gol penalti Teboho Mokoena pada menit-menit akhir memastikan mimpi Bafana Bafana untuk menembus fase gugur untuk pertama kalinya belum padam. Di sisi lain, Republik Ceko juga harus menerima kenyataan bahwa keunggulan yang sempat mereka bangun gagal dipertahankan hingga peluit akhir.
Pertandingan ini sejak awal sudah terasa penting bagi dua tim yang sama-sama datang dengan beban setelah menelan kekalahan pada laga pembuka. Situasi itu membuat duel di Atlanta bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan juga pertarungan untuk mempertahankan harapan. Siapa pun yang kalah akan berada dalam posisi yang sangat sulit, sementara hasil imbang membuat nasib keduanya tetap menggantung menjelang laga terakhir. Kini Afrika Selatan dan Republik Ceko sama-sama mengoleksi satu poin, tertinggal dua angka dari tuan rumah bersama Meksiko dan Korea Selatan yang juga akan saling berhadapan.
Republik Ceko tampil dengan niat jelas untuk segera bangkit. Mereka tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan ancaman. Patrik Schick, nama paling menonjol di skuad Ceko yang dinilai tidak lagi memiliki kemewahan kualitas bintang seperti generasi-generasi sebelumnya, langsung memperoleh peluang emas di menit pertama. Penyerang Bayer Leverkusen itu menyambut bola dengan sundulan, tetapi arah bolanya melenceng sehingga kesempatan besar itu terbuang begitu saja.
Meski begitu, kegagalan Schick tidak membuat Ceko kehilangan momentum. Mereka terus menekan, dan hanya lima menit kemudian upaya itu membuahkan hasil. Berawal dari umpan silang Adam Hlozek, bola sempat diarahkan oleh Alexandr Sojka ke area yang berbahaya. Di sana, Michal Sadilek hadir di tempat yang tepat dan dengan tenang menaklukkan Ronwen Williams. Gol itu membuat Ceko berada di jalur yang mereka inginkan, sekaligus menambah tekanan bagi Afrika Selatan yang kembali dihadapkan pada ancaman hasil buruk di panggung dunia.
Bagi Afrika Selatan, tekanan itu terasa jauh lebih besar karena sejarah selalu membayangi. Dalam upaya keempat mereka di Piala Dunia, mereka belum pernah berhasil lolos dari babak penyisihan grup. Namun perjalanan mereka beberapa tahun terakhir sebenarnya memperlihatkan tanda-tanda kemajuan. Sejak ditangani Hugo Broos lima tahun lalu, keberuntungan dan daya saing Bafana Bafana perlahan meningkat. Negara yang pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010 itu bahkan sempat lama absen dari turnamen ini sejak 2002, sebelum akhirnya kembali ke panggung global dengan modal finis di posisi ketiga Piala Afrika 2023.
Akan tetapi, kembalinya Afrika Selatan ke ajang sebesar ini juga menyingkap persoalan lama yang belum sepenuhnya terselesaikan. Mereka masih kesulitan dalam kualitas penyelesaian akhir, terutama di lini depan. Dalam banyak momen, serangan mereka belum cukup tajam untuk benar-benar mengguncang pertahanan lawan. Itulah yang membuat gol penyama kedudukan di pertandingan ini terasa begitu berharga, bukan hanya karena nilainya di klasemen, tetapi juga karena menjadi bukti bahwa mereka masih punya daya juang ketika situasi terlihat mengarah pada kegagalan.
Setelah unggul, Republik Ceko sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk menyudahi pertandingan lebih cepat, terutama pada awal babak kedua. Mereka tampil cukup rapi dan beberapa kali mampu membuka ruang di pertahanan Afrika Selatan. Vladimir Darida mendapatkan kesempatan yang sangat baik, tetapi terlalu lama menahan bola sebelum melepaskan tembakan, sehingga momentum pun hilang. Tak lama berselang, Lukas Cerv mencoba peruntungannya lewat sepakan jarak jauh yang memaksa Williams melakukan penyelamatan penting. Pada fase inilah Ceko seharusnya bisa mengubah jalannya pertandingan, namun kegagalan memaksimalkan peluang itu akhirnya menjadi penyesalan besar.
Sementara itu, suasana di stadion juga menghadirkan warna tersendiri. Ribuan kursi kosong tampak terlihat di stadion futuristik kandang Atlanta Falcons dari NFL itu. Meski demikian, penonton yang hadir tetap menciptakan respons yang hidup terhadap jalannya pertandingan. Mereka bahkan mencemooh keras saat jeda minum di tengah babak pertama diberlakukan di stadion tertutup yang ber-AC tersebut. Sebagian besar dukungan tampak mengalir untuk Afrika Selatan, dan kesetiaan itu akhirnya memperoleh momen untuk dirayakan ketika pertandingan bergerak menuju fase penentuan.
Tujuh menit sebelum waktu normal berakhir, harapan Afrika Selatan kembali menyala. Tembakan Thapelo Maseko mengenai lengan Pavel Sulc di kotak terlarang, dan wasit Tori Penso, yang merupakan bagian dari tim wasit wanita, tanpa ragu menunjuk titik putih. Keputusan itu mengubah atmosfer pertandingan seketika. Di tengah tekanan besar dan nasib turnamen yang dipertaruhkan, Teboho Mokoena melangkah maju sebagai eksekutor. Ia menuntaskan tugasnya dengan penuh keyakinan untuk mengubah skor menjadi 1-1, sekaligus mencetak gol pertama Afrika Selatan di Piala Dunia dalam 16 tahun.
Gol tersebut terasa seperti ledakan emosi yang tertahan lama. Setelah tertinggal dan berkali-kali tampak kesulitan membongkar permainan lawan, Afrika Selatan akhirnya menemukan jalan kembali. Momentum pun sempat benar-benar berpindah ke tangan mereka. Lima menit setelah gol penyama itu, mereka nyaris berbalik unggul ketika Relebohile Mofokeng melepaskan peluang berbahaya. Namun kali ini Matej Kovar hadir sebagai penyelamat bagi Republik Ceko dengan aksi penting yang memastikan skor tidak berubah lagi.
Pada akhirnya, kedua tim harus puas dengan satu poin. Hasil itu mungkin belum ideal, tetapi bisa menjadi poin yang sangat berharga saat seluruh perhitungan di Grup A diselesaikan pada pertandingan terakhir, Rabu mendatang. Afrika Selatan kini bersiap menghadapi Korea Selatan, sementara Republik Ceko menanti ujian yang lebih berat melawan Meksiko di Estadio Azteca. Dengan situasi klasemen yang masih terbuka, kemungkinan besar keduanya membutuhkan kemenangan pada laga terakhir untuk benar-benar melangkah ke babak 32 besar.
Bagi Afrika Selatan, hasil ini setidaknya memberi alasan untuk terus percaya. Mereka sempat berada di ambang kekalahan, namun menolak menyerah dan menemukan cara untuk bertahan dalam perburuan. Bagi Republik Ceko, pertandingan ini meninggalkan rasa frustrasi karena kemenangan yang sudah di depan mata lepas di ujung laga. Di tengah ketatnya persaingan grup, satu momen, satu peluang yang terbuang, dan satu penalti di penghujung pertandingan bisa mengubah segalanya. Di Atlanta, itulah yang terjadi: Afrika Selatan menolak tumbang, Republik Ceko gagal menuntaskan pekerjaan, dan mimpi lolos ke fase gugur tetap hidup untuk keduanya.
-
22 Jun 2026Spanyol Dituntut Bangkit, Arab Saudi Datang dengan Keyakinan di Tengah Ketatnya Persaingan Grup H
-
19 Jun 2026Meksiko Melaju Duluan: Gol Romo dan Heroisme Rangel Antar El Tri ke Babak Gugur
-
19 Jun 2026Afrika Selatan Menolak Tumbang, Penalti Mokoena Menjaga Asa di Piala Dunia
-
19 Jun 2026Kanada dan Qatar Mengejar Lompatan Besar di Vancouver
-
15 Jun 2026Jerman Bangkit dari Kejutan Awal dan Gilas Curaçao 7-1 di Pembuka Piala Dunia
-
15 Jun 2026Dua Kali Tertinggal, Jepang Paksa Belanda Berbagi Angka dalam Drama 2-2 di Texas
-
15 Jun 2026Real Madrid Resmi Dapatkan Marc Cucurella, Langkah Baru Los Blancos di Tengah Perombakan Besar
-
15 Jun 2026Spanyol Incar Awal Sempurna, Tanjung Verde Sambut Momen Bersejarah di Pembuka Grup H
-
05 Jun 2026Khaldoon Ungkap Guardiola Sempat Ingin Mundur Berkali-kali Sebelum Akhirnya Tinggalkan Manchester City
-
05 Jun 2026Liverpool Resmi Tunjuk Andoni Iraola, Harapan Baru Setelah Musim yang Mengecewakan
HOT NEWS
TRENDING
#SKWNEWS skwslot Khaldoon Ungkap Guardiola Sempat Ingin Mundur Berkali-kali Sebelum Akhirnya Tinggalkan Manchester City SKWNEWS – Ketua Manchester City,…
#SKWNEWS skwslot Liverpool Resmi Tunjuk Andoni Iraola, Harapan Baru Setelah Musim yang Mengecewakan SKWNEWS – Liverpool resmi menunjuk Andoni…
#SKWNEWS skwslot Lima Tahun yang Mengubah Segalanya: Marco Silva Tinggalkan Fulham, Benfica Menanti sang Arsitek Kebangkitan The Cottagers SKWNEWS…
#SKWNEWS skwslot James Milner, Pemecah Rekor Liga Premier yang Melewati Segalanya, Resmi Gantung Sepatu di Usia 40 Tahun SKWNEWS…
#SKWNEWS skwslot Haaland Raih Sepatu Emas Ketiga, Tapi Gelar Juara Justru Lepas ke Tangan Arsenal SKWNEWS – Erling Haaland…
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Pelatih Dortmund, Sahin Lega Karena Beberapa Pemainnya Mulai Pulih Jelang Laga Kontra Freiburg
-
Brasil Masih Tertatih Dan Hanya Bermain Imbang 1-1 Saat Menjamu Uruguay
-
Setelah Kalah Beruntun Empat Kali City Diminta Menemukan Kembali Performa Terbaiknya
-
Argentina Menang Tipis 1-0 Atas Peru, Cukup Untuk Membawa 3 Poin dan Nyaman Di Puncak Klasemen Conmebol
-
Cukur Leicester 3-0, Manchester United Masih Butuh Banyak Kemenangan
-
Norwegia Bantai Kazakhstan 5-0, Haaland Cetak Hat-trick Untuk Norwegia Amankan Promosi Nations League
-
Dua Gol Marselino Tumbangkan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno
-
Barcelona Menunda Kembali Ke Camp Nou Hingga Pertengahan Februari Tahun Depan
-
Manajer Manchester City Pep Guardiola Menandatangani Perpanjangan Kontrak
-
Inggris Menyingkirkan Irlandia 5-0 dan Memuncaki Grup Nations League
-
Bundesliga: Gol Schick Membawa Leverkusen Meraih Kemenangan 2-1 di Union
-
Madrid Kalah Beruntun Di Santiago Bernabeu, Para Penggemar Kecewa
-
Bermain Imbang 1-1 Kontra Chelsea: Rekor Tanpa Kemenangan The Gunners Berlanjut di Stamford Bridge
-
La Liga: Barcelona Takluk Dari Las Palmas 1-2 di Kandang
-
Dua Gol Lewandowski Bantu Blaugrana Raih Kemenangan Meyakinkan 5-2 Kontra Red Star Belgrade
-
Brace Olmo Membawa Barcelona Semakin Menjauh di Puncak Klasemen
-
Serie A : Lookman Cetak Dua Gol Saat Atalanta Menghancurkan Napoli 3-0
-
Manchester United Menkonfirmasi Penunjukan Ruben Amorim Sebagai Manajer Baru MU
-
Tugas Berat Garuda Setelah Kalah Dari Jepang 4-0, Kini Harus Menang Kontra Arab Saudi