#SKWNEWS skwslot
Drama Kartu Merah yang Berlarut: FA Mendakwa Cristian Romero, Ancaman Skors Panjang Membayangi Tottenham
SKWNEWS – Kapten Tottenham Hotspur, Cristian Romero, menghadapi ancaman skors yang lebih panjang setelah Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mendakwanya atas pelanggaran perilaku menyusul kartu merah yang diterimanya dalam kekalahan 1-2 dari Liverpool pada Sabtu lalu. Bek tengah Argentina itu lebih dulu menerima kartu kuning karena protes keras terkait dugaan dorongan dari Hugo Ekitike pada proses gol kedua Liverpool, sebelum kemudian diganjar kartu kuning kedua yang berujung merah akibat tindakannya menendang Ibrahima Konate di menit-menit akhir. Wasit John Brooks mengusir Romero pada menit ke-93, dan momen tersebut membuat Spurs menyelesaikan pertandingan hanya dengan sembilan pemain setelah sebelumnya Xavi Simons dikeluarkan di babak pertama karena pelanggaran serius.
Secara otomatis, kartu merah Romero karena dua kartu kuning membawanya terkena skors satu pertandingan sehingga ia dipastikan absen dalam laga tandang melawan Crystal Palace pada Minggu mendatang. Namun masalahnya tidak berhenti di situ. FA secara resmi menuduh Romero gagal segera meninggalkan lapangan dan menunjukkan sikap konfrontatif serta agresif terhadap perangkat pertandingan setelah dikeluarkan, sebuah dakwaan yang berpotensi memperpanjang masa hukumannya di luar sanksi standar. Dalam pernyataan yang dirilis, FA menyebut bahwa setelah pengusiran pada menit ke-93, perilaku sang kapten memenuhi unsur tindakan tidak pantas dan karenanya layak diganjar proses disipliner tambahan. Romero diberi waktu hingga 2 Januari untuk memberikan tanggapan atas dakwaan tersebut, yang bila dilanjutkan akan dibawa ke komisi independen guna menentukan vonis dan besaran sanksi. Konsekuensinya bisa berupa penambahan durasi larangan bermain dan denda, sesuatu yang tentu dapat memengaruhi rencana rotasi Tottenham di awal tahun.
Rangkaian insiden yang berujung pada kartu merah ini terjadi dalam pertandingan yang sejak awal berjalan panas. Romero, yang memasuki laga dengan catatan tujuh kartu kuning di Liga Premier musim ini, tak bisa menahan emosi ketika memprotes dugaan dorongan Ekitike pada proses gol kedua Liverpool. Ketegangan kembali memuncak di penghujung laga saat ia terlibat dalam insiden dengan Konate yang berujung pada kartu kuning kedua. Situasi itu menghantam Tottenham dua kali: secara taktis karena harus bermain pincang, dan secara psikologis karena memunculkan risiko absennya sang kapten di serangkaian pertandingan padat awal Januari.
Pelatih kepala Tottenham, Thomas Frank, mengkritik tegas kinerja wasit John Brooks. Menurutnya, perangkat pertandingan melewatkan pelanggaran krusial yang memicu rangkaian peristiwa merugikan Spurs. Frank menilai Ekitike jelas mendorong pemain lawan saat proses gol kedua, dan menganggap itu sebagai kesalahan pengamatan di lapangan yang seharusnya dikoreksi VAR tetapi tidak terjadi. Ia berargumen, jika keputusan pada gol tersebut tepat sejak awal, maka konteks emosional yang memicu kartu kuning pertama Romero mungkin tidak akan muncul. Frank juga menegaskan bahwa ia memiliki pemain-pemain yang berkarakter dan penuh gairah, dan dalam intensitas setinggi ini terkadang tim harus bertarung habis-habisan untuk mendapatkan keadilan di lapangan.
Bagi Tottenham, implikasi kasus Romero datang pada periode yang tidak ideal. Setelah bertandang ke markas Crystal Palace tanpa sang kapten, Spurs dijadwalkan melawat ke Brentford pada Hari Tahun Baru, menjamu Sunderland pada 4 Januari, lalu berkunjung ke Bournemouth tiga hari sesudahnya. Jika sanksi tambahan dijatuhkan, absensi Romero bisa melebar ke rangkaian laga tersebut dan memaksa Frank mengutak-atik komposisi lini belakang, baik dari sisi kepemimpinan maupun keseimbangan permainan. Dalam kondisi klasemen yang menempatkan Spurs di peringkat ke-14, setiap kehilangan figur penting di jantung pertahanan akan terasa guncangannya, terlebih ketika tekanan publik dan media mulai meningkat terhadap arah tim di bawah komando Frank, yang mengambil alih kursi pelatih setelah pemecatan Ange Postecoglou pada Juni lalu.
Kasus ini kini memasuki fase disipliner yang sensitif. Sementara Tottenham menakar opsi dan mengelola dampak di ruang ganti, FA menantikan respons resmi Romero sebelum mengambil langkah berikut. Apa pun keputusan akhirnya, rangkaian peristiwa pada Sabtu itu telah membuka bab baru soal disiplin dan kepemimpinan di tubuh Spurs: tentang bagaimana menjaga keberanian tanpa menyeberang batas, dan bagaimana meredam gejolak agar tidak mengorbankan hasil tim di momen-momen penentu. Di tengah jadwal yang kian rapat, satu hal pasti—kejelasan nasib Romero akan sangat menentukan ritme Tottenham memasuki tahun baru.
-
22 Jun 2026Drama Toronto: Jerman Bangkit, Tundukkan Pantai Gading, dan Akhiri Penantian Panjang ke Babak 32 Besar
-
22 Jun 2026Tembok Bernama Eloy Room: Curacao Rebut Poin Bersejarah usai Tahan Gempuran Ekuador
-
22 Jun 2026Spanyol Dituntut Bangkit, Arab Saudi Datang dengan Keyakinan di Tengah Ketatnya Persaingan Grup H
-
19 Jun 2026Meksiko Melaju Duluan: Gol Romo dan Heroisme Rangel Antar El Tri ke Babak Gugur
-
19 Jun 2026Afrika Selatan Menolak Tumbang, Penalti Mokoena Menjaga Asa di Piala Dunia
-
19 Jun 2026Kanada dan Qatar Mengejar Lompatan Besar di Vancouver
-
15 Jun 2026Jerman Bangkit dari Kejutan Awal dan Gilas Curaçao 7-1 di Pembuka Piala Dunia
-
15 Jun 2026Dua Kali Tertinggal, Jepang Paksa Belanda Berbagi Angka dalam Drama 2-2 di Texas
-
15 Jun 2026Real Madrid Resmi Dapatkan Marc Cucurella, Langkah Baru Los Blancos di Tengah Perombakan Besar
-
15 Jun 2026Spanyol Incar Awal Sempurna, Tanjung Verde Sambut Momen Bersejarah di Pembuka Grup H
HOT NEWS
TRENDING
#SKWNEWS skwslot Khaldoon Ungkap Guardiola Sempat Ingin Mundur Berkali-kali Sebelum Akhirnya Tinggalkan Manchester City SKWNEWS – Ketua Manchester City,…
#SKWNEWS skwslot Liverpool Resmi Tunjuk Andoni Iraola, Harapan Baru Setelah Musim yang Mengecewakan SKWNEWS – Liverpool resmi menunjuk Andoni…
#SKWNEWS skwslot Lima Tahun yang Mengubah Segalanya: Marco Silva Tinggalkan Fulham, Benfica Menanti sang Arsitek Kebangkitan The Cottagers SKWNEWS…
#SKWNEWS skwslot James Milner, Pemecah Rekor Liga Premier yang Melewati Segalanya, Resmi Gantung Sepatu di Usia 40 Tahun SKWNEWS…
#SKWNEWS skwslot Haaland Raih Sepatu Emas Ketiga, Tapi Gelar Juara Justru Lepas ke Tangan Arsenal SKWNEWS – Erling Haaland…
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Pelatih Dortmund, Sahin Lega Karena Beberapa Pemainnya Mulai Pulih Jelang Laga Kontra Freiburg
-
Brasil Masih Tertatih Dan Hanya Bermain Imbang 1-1 Saat Menjamu Uruguay
-
Setelah Kalah Beruntun Empat Kali City Diminta Menemukan Kembali Performa Terbaiknya
-
Argentina Menang Tipis 1-0 Atas Peru, Cukup Untuk Membawa 3 Poin dan Nyaman Di Puncak Klasemen Conmebol
-
Cukur Leicester 3-0, Manchester United Masih Butuh Banyak Kemenangan
-
Norwegia Bantai Kazakhstan 5-0, Haaland Cetak Hat-trick Untuk Norwegia Amankan Promosi Nations League
-
Dua Gol Marselino Tumbangkan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno
-
Barcelona Menunda Kembali Ke Camp Nou Hingga Pertengahan Februari Tahun Depan
-
Manajer Manchester City Pep Guardiola Menandatangani Perpanjangan Kontrak
-
Inggris Menyingkirkan Irlandia 5-0 dan Memuncaki Grup Nations League
-
Bundesliga: Gol Schick Membawa Leverkusen Meraih Kemenangan 2-1 di Union
-
Madrid Kalah Beruntun Di Santiago Bernabeu, Para Penggemar Kecewa
-
Bermain Imbang 1-1 Kontra Chelsea: Rekor Tanpa Kemenangan The Gunners Berlanjut di Stamford Bridge
-
La Liga: Barcelona Takluk Dari Las Palmas 1-2 di Kandang
-
Dua Gol Lewandowski Bantu Blaugrana Raih Kemenangan Meyakinkan 5-2 Kontra Red Star Belgrade
-
Brace Olmo Membawa Barcelona Semakin Menjauh di Puncak Klasemen
-
Serie A : Lookman Cetak Dua Gol Saat Atalanta Menghancurkan Napoli 3-0
-
Manchester United Menkonfirmasi Penunjukan Ruben Amorim Sebagai Manajer Baru MU
-
Tugas Berat Garuda Setelah Kalah Dari Jepang 4-0, Kini Harus Menang Kontra Arab Saudi