Sevilla Hancurkan Barcelona dengan Skor 4-1, Lewandowski Gagal Tebus Penalti
SKWNEWS – Barcelona, sang juara La Liga, menderita kekalahan mengejutkan dan telak 4-1 dari Sevilla di Ramon Sánchez-Pizjuán pada Minggu malam, sebuah hasil yang mengguncang persaingan di puncak klasemen. Alexis Sánchez menjadi sosok penting dalam kemenangan tuan rumah saat ia menuntaskan penalti dini untuk menaklukkan mantan klubnya, sementara Robert Lewandowski justru menjadi tragedi bagi tim tamu setelah gagal mengeksekusi penalti yang bisa mengubah momentum pertandingan. Kekalahan ini merupakan kekalahan pertama Barcelona musim ini di liga dan membuat mereka turun ke posisi kedua, tertinggal dua poin dari rival abadi Real Madrid yang sebelumnya menang atas Villarreal, sedangkan Sevilla untuk sementara naik ke posisi keempat.
Pertandingan langsung memanas sejak awal ketika insiden di kotak penalti melibatkan Ronald Araújo dan Isaac Romero berujung pada tendangan penalti untuk Sevilla. Romero terjatuh setelah berduel dengan Araújo dan wasit menunjuk titik putih; Alexis Sánchez, dengan dingin dan pengalaman, mengecoh Wojciech Szczesny dan menempatkan bola ke sudut gawang untuk membawa Sevilla unggul. Gol pembuka ini membangkitkan semangat publik di Sánchez-Pizjuán dan memaksa Barcelona keluar dari ritme permainan yang semula mereka bawa sejak awal musim.
Sevilla terus menekan dan Romero, yang sempat menyia-nyiakan dua peluang emas—pertama ditepis Szczesny dan kemudian melebar setelah menerima umpan silang Lucien Agoumé—akhirnya menemukan jalan pada kesempatan berikutnya. Ia menuntaskan umpan tarik Ruben Vargas dengan ketenangan, menyambar bola ke pojok bawah gawang dan menggandakan keunggulan tuan rumah. Situasi ini memperlihatkan betapa Sevilla mampu memanfaatkan momen-momen genting sekaligus memaksa Barcelona bermain dalam kondisi yang tidak terorganisir.
Barcelona sempat memperkecil ketertinggalan jelang turun minum ketika Marcus Rashford — yang menjadi salah satu pemain yang mencoba membangunkan Barca dari keterpurukan — memanfaatkan umpan silang Pedri González dan menyambar bola untuk gol yang memberi harapan bagi tim tamu. Tapi kegembiraan singkat itu segera memudar setelah jeda, ketika permainan Barca masih terlihat lamban dan tak mampu membongkar rapatnya lini tengah Sevilla yang penuh energi.
Memasuki babak kedua, Hansi Flick mencoba mengguncang timnya dengan melakukan pergantian, menarik Araújo dan Gerard Martí untuk digantikan Eric García dan Alejandro Balde. Upaya untuk mereset permainan sempat memberi Barca peluang ketika Sevilla melakukan kesalahan defensif: Adnan Januzaj, pemain pengganti Sevilla, terlibat dalam insiden yang menjatuhkan Balde di kotak penalti sehingga Barcelona mendapat kesempatan emas lewat penalti. Namun momen itu berubah menjadi malapetaka bagi Barca ketika Lewandowski, yang biasanya jadi penentu di saat-saat seperti ini, dua kali tergesa-gesa dalam persiapannya dan akhirnya melebar dari tiang — sebuah kegagalan yang memupus peluang Barca untuk menyamakan kedudukan.
Kegagalan Lewandowski untuk mengeksekusi penalti membuka jalan bagi Sevilla menutup laga dengan skor meyakinkan. Jose Carmona menambah penderitaan Barca dengan melepaskan tembakan rendah yang melewati Szczesny dan masuk ke sudut jauh gawang, sebelum Akor Adams memastikan kemenangan telak Sevilla di menit-menit akhir. Gol-gol penutup ini menegaskan dominasi tuan rumah sepanjang laga dan menunjukkan Sevilla mampu memanfaatkan kelemahan lawan pada momen menentukan.
Secara taktis, kemenangan Sevilla bukan hanya soal efisiensi penyelesaian, melainkan juga soal determinasi dan energi yang mereka pancarkan di lapangan. Meskipun dalam beberapa tahun terakhir skuad Sevilla tidak selalu setara dengan puncak era mereka, di laga ini kualitas kolektif dan keberanian individu seperti Romero serta pengalaman Alexis Sánchez terlihat sangat menentukan. Sementara itu Barcelona masih tampak terpengaruh setelah kekalahan di Liga Champions melawan Paris Saint-Germain beberapa hari sebelumnya; kelelahan fisik dan mental serta beberapa kebijakan rotasi membuat mereka terkesan tidak kompak dan mudah terekspos oleh tekanan tuan rumah.
Dampak hasil ini terasa jelas di klasemen: Barcelona turun ke posisi kedua dan kini terpaut dua poin dari Real Madrid, sementara Sevilla mendapatkan suntikan moral besar dengan posisi sementara di peringkat empat. Bagi Hansi Flick dan skuadnya, kekalahan ini menjadi alarm keras bahwa konsistensi masih jauh dari kata terjamin—terutama ketika penalti yang gagal dieksekusi dan kesalahan di lini belakang bisa berakibat fatal. Bagi Sevilla, malam itu adalah bukti bahwa dalam laga-laga besar La Liga, kombinasi determinasi, pemanfaatan peluang, dan semangat tuan rumah mampu menimbulkan kejutan besar, bahkan kepada juara bertahan.
-
22 Jun 2026Drama Toronto: Jerman Bangkit, Tundukkan Pantai Gading, dan Akhiri Penantian Panjang ke Babak 32 Besar
-
22 Jun 2026Tembok Bernama Eloy Room: Curacao Rebut Poin Bersejarah usai Tahan Gempuran Ekuador
-
22 Jun 2026Spanyol Dituntut Bangkit, Arab Saudi Datang dengan Keyakinan di Tengah Ketatnya Persaingan Grup H
-
19 Jun 2026Meksiko Melaju Duluan: Gol Romo dan Heroisme Rangel Antar El Tri ke Babak Gugur
-
19 Jun 2026Afrika Selatan Menolak Tumbang, Penalti Mokoena Menjaga Asa di Piala Dunia
-
19 Jun 2026Kanada dan Qatar Mengejar Lompatan Besar di Vancouver
-
15 Jun 2026Jerman Bangkit dari Kejutan Awal dan Gilas Curaçao 7-1 di Pembuka Piala Dunia
-
15 Jun 2026Dua Kali Tertinggal, Jepang Paksa Belanda Berbagi Angka dalam Drama 2-2 di Texas
-
15 Jun 2026Real Madrid Resmi Dapatkan Marc Cucurella, Langkah Baru Los Blancos di Tengah Perombakan Besar
-
15 Jun 2026Spanyol Incar Awal Sempurna, Tanjung Verde Sambut Momen Bersejarah di Pembuka Grup H
HOT NEWS
TRENDING
#SKWNEWS skwslot Khaldoon Ungkap Guardiola Sempat Ingin Mundur Berkali-kali Sebelum Akhirnya Tinggalkan Manchester City SKWNEWS – Ketua Manchester City,…
#SKWNEWS skwslot Liverpool Resmi Tunjuk Andoni Iraola, Harapan Baru Setelah Musim yang Mengecewakan SKWNEWS – Liverpool resmi menunjuk Andoni…
#SKWNEWS skwslot Lima Tahun yang Mengubah Segalanya: Marco Silva Tinggalkan Fulham, Benfica Menanti sang Arsitek Kebangkitan The Cottagers SKWNEWS…
#SKWNEWS skwslot James Milner, Pemecah Rekor Liga Premier yang Melewati Segalanya, Resmi Gantung Sepatu di Usia 40 Tahun SKWNEWS…
#SKWNEWS skwslot Haaland Raih Sepatu Emas Ketiga, Tapi Gelar Juara Justru Lepas ke Tangan Arsenal SKWNEWS – Erling Haaland…
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Pelatih Dortmund, Sahin Lega Karena Beberapa Pemainnya Mulai Pulih Jelang Laga Kontra Freiburg
-
Brasil Masih Tertatih Dan Hanya Bermain Imbang 1-1 Saat Menjamu Uruguay
-
Setelah Kalah Beruntun Empat Kali City Diminta Menemukan Kembali Performa Terbaiknya
-
Argentina Menang Tipis 1-0 Atas Peru, Cukup Untuk Membawa 3 Poin dan Nyaman Di Puncak Klasemen Conmebol
-
Cukur Leicester 3-0, Manchester United Masih Butuh Banyak Kemenangan
-
Norwegia Bantai Kazakhstan 5-0, Haaland Cetak Hat-trick Untuk Norwegia Amankan Promosi Nations League
-
Dua Gol Marselino Tumbangkan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno
-
Barcelona Menunda Kembali Ke Camp Nou Hingga Pertengahan Februari Tahun Depan
-
Manajer Manchester City Pep Guardiola Menandatangani Perpanjangan Kontrak
-
Inggris Menyingkirkan Irlandia 5-0 dan Memuncaki Grup Nations League
-
Bundesliga: Gol Schick Membawa Leverkusen Meraih Kemenangan 2-1 di Union
-
Madrid Kalah Beruntun Di Santiago Bernabeu, Para Penggemar Kecewa
-
Bermain Imbang 1-1 Kontra Chelsea: Rekor Tanpa Kemenangan The Gunners Berlanjut di Stamford Bridge
-
La Liga: Barcelona Takluk Dari Las Palmas 1-2 di Kandang
-
Dua Gol Lewandowski Bantu Blaugrana Raih Kemenangan Meyakinkan 5-2 Kontra Red Star Belgrade
-
Brace Olmo Membawa Barcelona Semakin Menjauh di Puncak Klasemen
-
Serie A : Lookman Cetak Dua Gol Saat Atalanta Menghancurkan Napoli 3-0
-
Manchester United Menkonfirmasi Penunjukan Ruben Amorim Sebagai Manajer Baru MU
-
Tugas Berat Garuda Setelah Kalah Dari Jepang 4-0, Kini Harus Menang Kontra Arab Saudi