Skwnews Skwslot Berita Bola Terkini

#SKWNEWS   skwslot

Haaland Menggila Lagi, Norwegia Tembus 32 Besar usai Tundukkan Senegal dalam Laga Dramatis

 

SKWNEWS Erling Haaland kembali menjadi pusat perhatian di Piala Dunia 2026. Penyerang tajam Norwegia itu mencetak dua gol saat timnya menundukkan Senegal 3-2 pada laga yang berlangsung Senin di New Jersey, hasil yang sekaligus memastikan langkah Norwegia ke babak 32 besar dengan satu pertandingan grup masih tersisa. Kemenangan ini bukan hanya menegaskan kekuatan Norwegia di fase awal turnamen, tetapi juga memperlihatkan betapa berbahayanya tim ini ketika diberi sedikit ruang untuk menyerang.

Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi sejak awal. Norwegia langsung menunjukkan niat untuk mengendalikan jalannya laga dan nyaris membuka keunggulan lewat situasi bola mati. Sundulan Kristoffer Ajer memaksa kiper Senegal, Edouard Mendy, melakukan penyelamatan luar biasa dengan kakinya di sepak pojok, sebuah momen yang segera memberi sinyal bahwa pertahanan Senegal akan menghadapi malam yang sangat sibuk. Di sisi lain, Norwegia juga harus membayar harga pada fase awal pertandingan ketika bek sayap Julian Ryerson terpaksa keluar karena cedera, sebuah gangguan yang sempat menguji kestabilan mereka.

Meski demikian, dominasi Norwegia tidak surut. Kapten Martin Odegaard berkali-kali menjadi pengatur ritme permainan dan hampir memecah kebuntuan ketika menyambut umpan silang mengundang dari sisi kanan, tetapi sepakannya justru melambung tinggi. Senegal sesekali memberikan ancaman balik, dengan Nicolas Jackson tampil sebagai sosok yang paling berbahaya bagi lini belakang Norwegia. Namun, secara keseluruhan, Norwegia tetap terlihat lebih rapi, lebih langsung, dan lebih siap memanfaatkan setiap kesalahan lawan.

Mendy kembali dipaksa bekerja keras ketika menggagalkan peluang Odegaard melalui blok gemilang. Peluang itu lahir setelah Haaland dengan cerdas mengontrol umpan silang Antonio Nusa ke dalam kotak penalti, memperlihatkan kombinasi kualitas teknik dan kekuatan fisik yang terus merepotkan Senegal sepanjang malam. Akan tetapi, setelah beberapa kali mampu menahan tekanan, Senegal akhirnya runtuh menjelang akhir babak pertama.

Gol pembuka Norwegia datang dari Marcus Holmgren Pedersen, pemain pengganti yang masuk dan langsung memberi dampak besar. Kesalahan fatal kapten Senegal, Kalidou Koulibaly, memberikan bola kepada Pedersen di tepi kotak penalti. Dalam situasi yang semestinya bisa diamankan dengan lebih tenang, Senegal justru membuka pintu bagi lawannya. Pedersen melepaskan tendangan rendah yang seharusnya masih bisa diantisipasi, tetapi bola lolos di bawah tubuh Mendy dan bersarang di gawang. Gol itu memberi Norwegia keunggulan yang layak mereka dapatkan setelah menekan hampir sepanjang babak pertama.

Sebelum turun minum, Senegal sebenarnya masih berusaha menjaga diri agar tidak kehilangan kendali sepenuhnya. Namun mereka terlihat goyah setiap kali Norwegia mempercepat serangan, terutama ketika bola mengarah kepada Haaland. Striker Manchester City itu bahkan sempat membuat ancaman lain setelah Mendy terlibat dalam perebutan bola, tetapi penyelesaiannya dari sudut sempit hanya membentur tiang gawang. Momen itu menjadi peringatan tambahan bahwa gol dari Haaland tampaknya tinggal menunggu waktu.

Benar saja, hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai, Norwegia menggandakan keunggulan melalui pola serangan balik yang sangat efektif. Odegaard melaju ke depan dan mengirimkan umpan terobosan yang presisi ke jalur lari Haaland. Penyerang berusia tajam itu menyambutnya dengan penyelesaian tegas melewati Mendy, mencetak gol yang memperlihatkan seluruh atribut utamanya: kecepatan, kekuatan, timing, dan ketenangan di depan gawang. Gol tersebut menambah koleksi dua gol yang sudah ia cetak sebelumnya saat Norwegia membuka turnamen dengan kemenangan 4-1 atas Irak.

Dalam posisi tertinggal dua gol, Senegal belum menyerah. Mereka akhirnya menemukan jalan kembali ke pertandingan ketika Ismaila Sarr memperkecil ketertinggalan. Gol itu datang setelah Sadio Mane mengirimkan umpan cerdik ke dalam kotak penalti. Sarr sempat terjatuh, tetapi tetap menunjukkan ketenangan luar biasa untuk menuntaskan peluang dan menghidupkan harapan Senegal. Pada fase ini, pertandingan sempat berubah menjadi lebih terbuka karena Senegal mulai berani menekan lebih tinggi, sementara Norwegia tetap mengandalkan transisi cepat yang sangat berbahaya.

Namun, setiap kali Senegal mencoba bangkit, Haaland kembali hadir untuk menghukum. Koulibaly kembali berada di pusat masalah ketika gagal menghalau bola dengan baik dalam satu momen krusial. Serangan Norwegia pun terus hidup, dan dari umpan silang Patrick Berg, Haaland melepaskan tendangan voli yang membentur mistar gawang sebelum akhirnya Norwegia tetap berhasil menjaga tekanan dan mengembalikan jarak aman. Suasana di tribune pun memuncak, dengan para pendukung Norwegia merayakan dominasi tim mereka lewat nyanyian mendayung viral yang terus menggema.

Masalah Senegal bertambah ketika Mendy harus meninggalkan lapangan karena cedera dan digantikan oleh Mory Diaw. Pergantian ini menjadi pukulan lain bagi tim yang sudah lebih dulu kesulitan menghadapi intensitas dan ketajaman Norwegia. Bahkan, Senegal nyaris kembali kebobolan saat Oscar Bobb mendapatkan peluang untuk mencetak gol keempat Norwegia. Hanya sundulan heroik Pathe Ciss yang mampu mencegah bola masuk, sebuah intervensi penting yang setidaknya menjaga Senegal tetap hidup hingga menit-menit akhir.

Harapan itu sempat membesar ketika Sarr mencetak gol keduanya pada malam itu. Gol tersebut menghadirkan akhir pertandingan yang menegangkan karena Senegal kembali memangkas jarak dan memaksa Norwegia bertahan dengan disiplin pada sisa waktu yang ada. Meski tekanan meningkat, Norwegia mampu menjaga keunggulan 3-2 hingga peluit akhir berbunyi. Mereka pun memastikan kelolosan ke babak selanjutnya bersama Prancis, sementara Senegal kini berada di ambang eliminasi dini.

Kemenangan ini terasa semakin berarti karena memperpanjang tren impresif Norwegia, yang hanya kalah sekali dalam 18 pertandingan terakhir mereka. Lebih dari itu, untuk pertama kalinya mereka meraih kemenangan beruntun di Piala Dunia, sebuah catatan yang memperkuat keyakinan bahwa tim ini tidak datang ke putaran final hanya untuk meramaikan persaingan. Penampilan dominan melawan Senegal memperlihatkan bahwa Norwegia memiliki kualitas untuk memberi dampak serius, terutama ketika dipimpin sosok seproduktif Haaland.

Bagi Haaland sendiri, malam di New Jersey menjadi panggung lain untuk menegaskan statusnya sebagai salah satu bintang utama turnamen. Ia kini telah mencetak empat gol hanya dalam dua pertandingan di Piala Dunia kali ini. Ketajamannya datang pada hari yang juga diwarnai dua gol Lionel Messi, yang membawa megabintang Argentina itu mencapai rekor 18 gol Piala Dunia, sementara Kylian Mbappe juga mencetak brace lainnya saat Prancis mengalahkan Irak 3-0. Haaland jelas tidak mau tertinggal dalam perlombaan para penyerang elite di turnamen ini.

Secara keseluruhan, jumlah gol internasional Haaland kini meningkat menjadi 59 dalam 52 pertandingan, angka menakjubkan yang semakin menegaskan pengaruhnya bagi tim nasional. Bukan hanya soal penyelesaian akhir, kehadirannya juga mengubah cara lawan bertahan, membuka ruang bagi rekan-rekannya, dan memberi Norwegia kepercayaan diri untuk terus bermain agresif. Saat Senegal lengah, Haaland hadir untuk menghukum. Saat laga menuntut ketenangan, ia tetap tampak klinis.

Kini Norwegia akan menatap laga terakhir grup melawan Prancis di Boston pada hari Jumat dalam duel yang akan menentukan posisi puncak grup. Pertandingan itu menjanjikan pertarungan besar antara dua tim yang sudah memastikan langkah ke fase gugur dan sama-sama datang dengan modal meyakinkan. Sementara itu, Senegal tidak punya banyak ruang untuk kesalahan. Mereka harus mengalahkan Irak, yang juga belum meraih poin, jika masih ingin menjaga peluang lolos dan menghindari eliminasi lebih cepat.

Malam itu, Norwegia tidak hanya menang. Mereka menang dengan cara yang menunjukkan kematangan, efisiensi, dan daya rusak yang nyata. Senegal memang sempat memberi perlawanan dan membuat akhir laga terasa mendebarkan, tetapi kesalahan-kesalahan mereka terlalu mahal saat menghadapi lawan dengan kualitas setinggi ini. Dan ketika ada ruang sekecil apa pun, Haaland memastikan semuanya dibayar lunas.

HOT NEWS

TRENDING

Khaldoon Ungkap Guardiola Sempat Ingin Mundur Berkali-kali Sebelum Akhirnya Tinggalkan Manchester City

Liverpool Resmi Tunjuk Andoni Iraola, Harapan Baru Setelah Musim yang Mengecewakan

Lima Tahun yang Mengubah Segalanya: Marco Silva Tinggalkan Fulham, Benfica Menanti sang…

James Milner, Pemecah Rekor Liga Premier yang Melewati Segalanya, Resmi Gantung Sepatu…

Haaland Raih Sepatu Emas Ketiga, Tapi Gelar Juara Justru Lepas ke Tangan…

Scroll to Top