Martinelli Selamatkan Arsenal dengan Cungkilan Akhir yang Mengguncang City
SKWNEWS – Di Emirates Stadium, suasana berubah dari putus asa menjadi euforia dalam hitungan menit: Gabriel Martinelli masuk dari bangku cadangan untuk mencetak gol penyama kedudukan di masa tambahan waktu, menyelamatkan Arsenal dari kekalahan dan menutup laga sengit melawan Manchester City dengan skor 1-1 pada Minggu malam.
Drama dimulai lebih awal ketika Erling Haaland membuka keunggulan City pada menit ke-9. Serangan balik cepat yang dipicu umpan panjang dan kecepatan Tijjani Reijnders memberi kesempatan bagi penyerang Norwegia itu untuk menyelesaikan aksi dengan tendangan rendah dari dalam kotak — gol yang menegaskan naluri predator Haaland dan membuat Emirates terdiam pada tahap awal pertandingan.
Setelah gol tersebut, taktikal Pep Guardiola terbaca berusaha menahan ritme dan mempertahankan keunggulan. Pilihan manajer City untuk bersikap pragmatis, mengganti formasi dan menambah pemain bertahan, pada akhirnya justru menjadi bumerang. Guardiola bahkan melakukan rotasi dan mengganti Haaland pada 15 menit terakhir — langkah defensif yang jarang diasosiasikan dengan gaya menyerang khasnya — demi menjaga skor. Namun, pendekatan itu membuat City kehilangan daya ledak di fase akhir pertandingan.
Arsenal, yang sempat terpukul oleh kebobolan dari permainan terbuka untuk pertama kali musim ini, menunjukkan kesabaran. Mikel Arteta membuat beberapa perubahan kunci sejak awal babak kedua; Bukayo Saka dan Eberechi Eze dimasukkan lebih dini dan langsung memberi perbedaan kualitas di sisi sayap. Eze tampil kreatif sepanjang babak kedua, memberikan umpan-umpan berbahaya dan menekan pertahanan lawan.
Momen penentuan terjadi di masa injury time. Umpan lambung cerdik dari Eze menemukan Martinelli yang bergerak cerdik menyalip Nathan Ake—dicoba bermain offside—dan dengan tenang pemain Brasil itu melakukan cungkilan melewati kiper Gianluigi Donnarumma. Gol itu memancing ledakan sorak-sorai dari pendukung Arsenal dan memastikan satu poin yang terasa sangat berharga bagi tuan rumah.
Dari sisi statistik dan klasemen, hasil ini membuat Arsenal naik ke posisi kedua dengan tertinggal lima poin dari pemuncak Liverpool, sementara City mengalami awal musim yang mengecewakan: mereka duduk di posisi kesembilan dengan hanya dua kemenangan dari lima laga liga pertama mereka. Jarak City ke puncak kini delapan poin, sebuah bukti bahwa tim-tim teratas musim ini—termasuk Liverpool yang menang lima kali dari lima—telah memulai musim dengan sangat kuat.
Beberapa catatan penting dari laga:
– Haaland kini terus menambah koleksi golnya lawan Arsenal dan konsistensi mencetak golnya tetap menjadi ancaman besar bagi siapa pun.
– Donnarumma harus bekerja keras sepanjang laga, melakukan sejumlah penyelamatan krusial, tetapi tak kuasa membendung chip Martinelli di akhir.
– Pergantian Guardiola yang mengubah City menjadi lebih defensif — termasuk penambahan bek seperti Nathan Ake dan menempatkan Phil Foden untuk keseimbangan — memperlihatkan bahwa sang manajer memilih kehati-hatian ketimbang agresivitas penuh; pilihan itu nyaris berbuah kemenangan, tetapi berujung pada kerugian poin.
– Arteta sekali lagi menunjukkan nilai kedalaman skuadnya: keputusan memasukkan pemain-pemain kunci pada momen tepat menjadi faktor penentu yang menyelamatkan hasil.
Reaksi pasca-laga menunjukkan dua sisi yang berbeda: Arsenal merayakan satu poin yang terasa seperti kemenangan berkat mentalitas bangkit dan efektivitas pemain-pemain pengganti, sementara City harus melakukan evaluasi atas manajemen ritme pertandingan dan pilihan taktis yang membuat mereka kehilangan tajinya di fase akhir. Guardiola sendiri sempat mengeluhkan padatnya jadwal timnya, dengan laga Liga Champions yang dimainkan hanya 48 jam sebelum pertandingan ini, namun tetap menurunkan susunan pemain kuat—sebuah keputusan yang kini akan menjadi bahan perbincangan.
Pertandingan ini bukan hanya tentang satu poin. Bagi Arsenal, hasil imbang ini menguatkan keyakinan bahwa mereka punya kedalaman dan karakter untuk bersaing sepanjang musim. Bagi Manchester City, permainan di London utara ini menegaskan bahwa ada pekerjaan yang perlu dilakukan untuk kembali konsisten dan menemukan keseimbangan antara manajemen tenaga dan agresivitas di lapangan.
Dengan musim masih panjang, kedua tim akan mengambil pelajaran berbeda dari duel sengit ini: Arsenal memetik motivasi dari kebangkitan gemilang, sementara City harus mencari cara untuk mengembalikan ketajaman tanpa mengorbankan stabilitas.
-
13 May 2026Arsenal Selamat dari Gol Kontroversial di Ujung Laga, Lima Poin dari Puncak Impian
-
13 May 2026Olise Jadi Penyelamat Bayern di Tengah Malam Pahit Kane, Sementara Persaingan Eropa dan Degradasi Bundesliga Memanas Hingga Pekan Terakhir
-
13 May 2026Duel Raksasa Asia di Grup F: Jepang Berhadapan dengan Qatar demi Buktikan Dominasi di Piala Asia 2027
-
08 May 2026Kembali dari Jurang Cedera, Gvardiol Kejar Mimpi Piala Dunia Bersama Kroasia
-
07 May 2026Sebelum Pamit, Glasner Ingin Membawa Palace ke Puncak Eropa Lebih Dulu
-
07 May 2026Kompany dan Ketenangan Batin di Tepi Jurang: Bayern Siap Balas Dendam ke PSG
-
05 May 2026Malam Kelam di Stamford Bridge: Forest Hancurkan Chelsea dan Pertegas Ambisi Bertahan di Liga Primer
-
05 May 2026Mimpi Piala Dunia Iran Diuji: Lutut Gholizadeh, Bayangan Perang, dan Satu Nama yang Ditunggu-tunggu
-
04 May 2026Bangkit dari Luka, Inter Milan Kembali Berjaya: Scudetto Ketiga dalam Enam Musim
-
02 May 2026Emery Meledak Usai Anderson Lolos dari Kartu Merah, Aston Villa Tersungkur di Kandang Forest
HOT NEWS
TRENDING
#SKWNEWS skwslot Arsenal Selamat dari Gol Kontroversial di Ujung Laga, Lima Poin dari Puncak Impian SKWNEWS – Ribuan fans…
#SKWNEWS skwslot Sebelum Pamit, Glasner Ingin Membawa Palace ke Puncak Eropa Lebih Dulu SKWNEWS – Oliver Glasner tahu betul…
#SKWNEWS skwslot Kompany dan Ketenangan Batin di Tepi Jurang: Bayern Siap Balas Dendam ke PSG SKWNEWS – Hanya tersisa…
#SKWNEWS skwslot Malam Kelam di Stamford Bridge: Forest Hancurkan Chelsea dan Pertegas Ambisi Bertahan di Liga Primer SKWNEWS –…
#SKWNEWS skwslot Bangkit dari Luka, Inter Milan Kembali Berjaya: Scudetto Ketiga dalam Enam Musim SKWNEWS – Inter Milan mengukuhkan…
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Pelatih Dortmund, Sahin Lega Karena Beberapa Pemainnya Mulai Pulih Jelang Laga Kontra Freiburg
-
Setelah Kalah Beruntun Empat Kali City Diminta Menemukan Kembali Performa Terbaiknya
-
Brasil Masih Tertatih Dan Hanya Bermain Imbang 1-1 Saat Menjamu Uruguay
-
Argentina Menang Tipis 1-0 Atas Peru, Cukup Untuk Membawa 3 Poin dan Nyaman Di Puncak Klasemen Conmebol
-
Cukur Leicester 3-0, Manchester United Masih Butuh Banyak Kemenangan
-
Norwegia Bantai Kazakhstan 5-0, Haaland Cetak Hat-trick Untuk Norwegia Amankan Promosi Nations League
-
Dua Gol Marselino Tumbangkan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno
-
Barcelona Menunda Kembali Ke Camp Nou Hingga Pertengahan Februari Tahun Depan
-
Manajer Manchester City Pep Guardiola Menandatangani Perpanjangan Kontrak
-
Inggris Menyingkirkan Irlandia 5-0 dan Memuncaki Grup Nations League
-
Bundesliga: Gol Schick Membawa Leverkusen Meraih Kemenangan 2-1 di Union
-
Madrid Kalah Beruntun Di Santiago Bernabeu, Para Penggemar Kecewa
-
Bermain Imbang 1-1 Kontra Chelsea: Rekor Tanpa Kemenangan The Gunners Berlanjut di Stamford Bridge
-
La Liga: Barcelona Takluk Dari Las Palmas 1-2 di Kandang
-
Dua Gol Lewandowski Bantu Blaugrana Raih Kemenangan Meyakinkan 5-2 Kontra Red Star Belgrade
-
Brace Olmo Membawa Barcelona Semakin Menjauh di Puncak Klasemen
-
Serie A : Lookman Cetak Dua Gol Saat Atalanta Menghancurkan Napoli 3-0
-
Manchester United Menkonfirmasi Penunjukan Ruben Amorim Sebagai Manajer Baru MU
-
Tugas Berat Garuda Setelah Kalah Dari Jepang 4-0, Kini Harus Menang Kontra Arab Saudi